Dishub Banyumas Akan Kembangkan Koridor Layanan Bus BTS Trans Banyumas
📅 Selasa, 01 Jul 2025, 13:10 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
PURWOKERTO - Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berencana mengembangkan koridor layanan bus Buy The Service (BTS) Trans Banyumas dengan membuka koridor baru arah selatan menuju kawasan Banyumas Kota Lama pada awal tahun 2026.
“Kami harapkan pada tahun 2026 ada pengembangan layanan Trans Banyumas, mungkin ada satu koridor yang ke Kecamatan Banyumas (kawasan Banyumas Kota Lama), karena saat ini dari empat koridor yang ada, Koridor 1 (K1BM) dan Koridor 2 (K2) sudah melayani pinggiran kota," kata Kepala Dinhub Kabupaten Banyumas Agus Sriyono di Purwokerto, Banyumas, Selasa (1/7).
Dalam hal ini, kata dia, K1BM (Pasar Pon-Terminal Ajibarang) dan K2 (Terminal Notog-Terminal Baturraden) melayani penumpang dari pinggiran kota menuju pusat Kota Purwokerto.
Saat ini, lanjut dia, Kecamatan Banyumas yang berada di pinggiran Kota Purwokerto belum terlayani oleh Trans Banyumas.
"Padahal di Banyumas banyak tempat kegiatan masyarakat seperti pendidikan, rumah sakit dan pengembangan wisata Banyumas Kota Lama, sehingga layanan Trans Banyumas diharapkan mendukung kelancaran mobilitas ke pusat kota," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengharapkan dengan jarak tempuh kurang lebih 22 kilometer, masyarakat Banyumas yang hendak ke Purwokerto dan sebaliknya akan memilih menggunakan Trans Banyumas daripada mengendarai kendaraan pribadi karena biaya yang harus dikeluarkan lebih murah.
Menurut dia, pengembangan koridor baru tersebut akan memanfaatkan sebagian armada dari Koridor 3A (Terminal Bulupitu–Terminal Kebondalem) dan Koridor 3B (Terminal Bulupitu–Terminal Kebondalem beda arah) yang selama ini kurang maksimal karena jarak tempuhnya dekat dan berada di wilayah perkotaan.
"Diharapkan pada 2026 akan ada pengembangan, akan kami pecah dari Koridor 3A (K3A) dan Koridor 3B (K3B) itu ditambah satu ke arah Banyumas," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, koridor baru dari Terminal Bulupitu menuju Banyumas Kota Lama tersebut direncanakan melalui RSUD Prof Dr Margono Sokarjo, Simpang Sangkalputung Sokaraja, Pekaja dan Kalibagor.
Lebih lanjut, dia mengatakan Trans Banyumas saat ini menjadi yang terbaik di antara 10 kota yang menyelenggarakan layanan bus BTS.
"Kita memang di sisi pengelolaannya baik, kemudian layanannya juga baik, pengaturan manajemennya juga baik, dan load factor (rasio antara kapasitas yang terpakai dengan total kapasitas yang tersedia) rata-rata sudah di atas 50 persen," katanya.
Kendati demikian, pihaknya tetap berusaha meningkatkan load factor, salah satunya dengan mengembangkan koridor baru ke pinggiran Kota Purwokerto.
Ia mengatakan jumlah penumpang Trans Banyumas saat ini rata-rata mencapai 6.000 orang per hari dan diharapkan akan meningkat dengan adanya pengembangan koridor baru tersebut.
"Jika sebelumnya penumpang Trans Banyumas tersebut menggunakan sepeda motor dan membutuhkan BBM subsidi sebanyak 1 liter per hari, berarti setidaknya terdapat penghematan BBM jenis Pertalite itu hingga 6.000 liter per hari," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!