Menteri LH: RDF Rorotan Penting untuk Membantu Mengurangi Beban Sampah ke Bantargebang
Senin, 30 Jun 2025, 18:48 WIBJAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk semakin serius untuk mengurangi beban Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dengan segera mengoperasikan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan.
Dalam peninjauan ke kawasan industri di Kabupaten Bekasi Jawa Barat Senin (30/6), Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif mengatakan sudah meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo agar dapat mengoperasikan RDF Rorotan paling tidak pada Juli.
"Kenapa Rorotan penting? Sebenarnya RDF Rorotan itu diskenariokan bulan Desember sudah operasional," jelas Hanif.
Dia mengatakan, dengan beroperasinya RDF Rorotan maka dapat membantu mengurangi beban pengiriman sampah ke TPST Bantargebang. Dengan diperkirakan sekitar 8.000 ton sampah per hari yang dihasilkan wilayah Jakarta berakhir di sana.
Dia bahkan memperkirakan, sampah dari wilayah Jakarta yang dikirim ke Bantargebang jumlahnya dapat melebihi estimasi 8.000 ton per hari.
"Artinya setiap hari ada 2.500 ton per hari sampah bisa ditangani di Rorotan. Sehingga akan mengurangi sampah di Bantargebang," katanya.
Pengurangan beban di TPST Bantargtebang diharapkan kemudian dapat mengurangi tingkat memburuknya kualitas lingkungan hidup di daerah tersebut.
Dengan penundaan operasional RDF Rorotan yang terus berlanjut, dia mengatakan beban sampah ke Bantargebang terus terjadi tanpa upaya pengurangan. Apalagi fasilitas tersebut sebenarnya sudah melebihi kapasitas sampah yang dapat ditampung.
"Kami tidak menutup Bantargebang karena krusial, ini akan dibawa ke mana sampah yang jumlahnya hampir 9.000 ton per hari. Perlu langkah-langkah operasional yang sangat serius dari Pemerintah Daerah Khusus Jakarta, tidak boleh main-main dengan sampah," tutur Hanif.
Sebelumnya, Pemerintah DKI Jakarta mengatakan fasilitas RDF Rorotan akan dibuka sekitar bulan September mendatang agar dapat berjalan sempurna sebelum benar-benar kembali beroperasi. Ant
- Kementerian Lingkungan Hidup
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Lindungi Pusat Keanekaragaman Hayati Dunia, Menteri LH Tindak Tegas Tambang Nikel di Raja Ampat
-
Picu Kerusakan DAS hingga akibatkan Banjir, Kementerian Lingkungan Hidup Minta Pemkab Bogor Cabut Persetujuan Lingkungan 8 Usaha di Puncak
-
Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan, KPK Periksa Peran Bupati Pati Sudewo
-
Mudik Gratis Kejagung 2026: 15 Bus Meluncur ke Jalur Favorit Jawa dan Lampung
-
Aneh, Raja Ampat Rumah bagi 75% Spesies Karang Dunia dan Ribuan Spesies Endemik tapi kok ada Tambang ?
-
Laporan Jobstreet by SEEK: Indonesia Jadi Negara Pekerja Paling Bahagia di Asia Pasifik
-
Dirut Bank Banten: Media Punya Peran Penting Bangun Kepercayaan Publik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.