Miss Papua Pegunungan Didepak dari Miss Indonesia 2025 Gegara Video 'Pro-Israel', Benarkah?
Minggu, 29 Jun 2025, 17:30 WIBJakarta - Merince Kogoya, finalis Miss Indonesia 2025 asal Papua Pegunungan, resmi dikeluarkan dari kompetisi setelah video lama yang menunjukkan aksi mengibarkan bendera Israel dan doa untuk negara tersebut viral dan menuai banyak protes publik.
Dalam unggahan viral tersebut, Merince terlihat menyanyikan doa sambil mengibarkan bendera Israel, dan video tersebut pun telah dibagikan dua tahun lalu. Penyelenggara kemudian memulangkannya dari masa karantina Miss Indonesia pada malam 26 Juni 2025. Selanjutnya, posisinya digantikan oleh Karmen Anastasya sebagai wakil Papua Pegunungan.
Merince menjelaskan bahwa aksi tersebut bersifat religius, bukan bentuk dukungan politik atau Zionisme, âSaya hanya menjalankan kepercayaan saya sebagai pengikut Kristus untuk berdoa memberkati⦠namun video reels saya dua tahun lalu disebarluaskan dengan berbagai macam pendapat yang tidak benar tentang keyakinan saya.â
Ia juga menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram Story kepada tim, masyarakat Papua Pegunungan, dan keluarga yang mendukungnya, âSaya minta maaf kepada masyarakat Papua Pegunungan⦠posisi saya digantikan dengan hitungan menit karena komentar publik yang Pro Palestina.â
Meski mengakui perjuangan berat, mengorbankan waktu, tenaga, dan dana, Merince menyatakan keputusan ini sangat cepat dan mengecewakan, karena hanya disebabkan oleh persepsi warganet terkait dukungan politiknya.
- palestina
- Israel
- Papua Pegunungan
- Miss Indonesia
- Merince Kogoya
Redaktur: Andriani Nuraini
Penulis: Andriani Nuraini
Berita Terkait:
-
Hotel Ciputra Jakarta Resmi Menerima Sertifikasi Chinese Friendly Hotel dari Ctrip
-
Presiden Tegaskan MBG Bisa Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat Bawah
-
Bulog Tulungagung Siapkan Penyaluran Banpang Usai Lebaran untuk Ratusan PBP
-
Temani Momen Buka Puasa, Joyday Luncurkan Varian Es Krim Baru di Ramadan 2026
-
Hore! Ada Diskon Tarif Tol 30 Persen dari Jasa Marga, Pastikan Tanggalnya Ya!
-
Teheran Incar Gempur Pusat Data di Negara Arab
-
Sedikitnya 254 Tewas setelah Israel Kembali Menyerang Lebanon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.