Verstappen Andalkan Pembaruan Red Bull untuk Bangkit di Kandang Sendiri

Jumat, 27 Jun 2025, 14:10 WIB

SPIELBERG, AUSTRIA – Max Verstappen berharap keajaiban hadir dari paket pembaruan besar yang dibawa Red Bull ke kandang sendiri di Grand Prix Austria akhir pekan ini. Di tengah ancaman tertinggal dalam perebutan gelar, juara dunia empat kali itu berharap momentum bisa dipulihkan sebelum terlambat.

Verstappen sudah empat kali menang di Red Bull Ring, sirkuit cepat yang membentang di pegunungan Styria, Austria, dan akan kembali didukung ribuan pendukung setianya yang dikenal sebagai "tentara oranye". Namun, di tengah performa impresif McLaren musim ini, dia tahu keunggulan historis dan dukungan publik belum tentu cukup.

Ket. Foto: Pembalap Red Bull. Max Verstappen. — Sumber: AFP

Duet McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, memimpin klasemen setelah tampil solid sepanjang musim meski sempat bersenggolan di Kanada. Keduanya datang ke Austria dengan ambisi menebus kesalahan, terlebih di sirkuit yang karakteristiknya diprediksi cocok dengan mobil mereka dan diperkirakan dilanda gelombang panas yang bisa memberi keuntungan tambahan.

George Russell dari Mercedes, pemenang tahun lalu yang tampil brilian di Montreal dua pekan lalu, juga tiba dengan modal kuat. Meski waspada terhadap suhu tinggi, Russell dan Mercedes sedang dalam tren positif, apalagi usai rookie Kimi Antonelli mencatat podium perdananya di Kanada.

Dari kubu Red Bull, Helmut Marko menyatakan bahwa tim akan membawa pembaruan penting yang rencananya akan terus disempurnakan hingga GP Inggris. Namun ia juga tak menutup mata akan kemungkinan terburuk.

“Kalau pembaruan ini tidak berhasil, maka perebutan gelar akan makin sulit—bahkan lebih sulit dari sekarang,” ujar Marko kepada Kleine Zeitung, media Austria.

Ia juga menyoroti dampak besar regulasi pembatasan biaya (cost cap) dan pengembangan mobil 2026 yang mulai menyita perhatian banyak tim. “Cepat atau lambat, semua tim akan berkata ‘cukup’. Alasannya sederhana: waktu pengembangan terbatas dan biaya tak bisa dilanggar,” katanya.

Marko mengisyaratkan keputusan penting untuk mulai fokus total ke mobil musim 2026 kemungkinan akan diambil bulan depan.

Verstappen sendiri tengah menjalani masa paceklik kemenangan. Terakhir ia juara di Imola, Mei lalu. Total baru dua kemenangan ia kantongi musim ini di sirkuit cepat seperti Imola dan Suzuka. Tapi di lintasan lambat, Red Bull tampak kehilangan keunggulan.

Kini, Verstappen tertinggal 43 poin dari Piastri dan 21 poin dari Norris di klasemen sementara. Ia juga berada dalam posisi rentan skorsing,hanya dua poin penalti lagi dari batas maksimal. Dua poin tersebut akan hangus usai balapan pekan ini.

Christian Horner, kepala tim Red Bull, mulai mengakui sisi lemah RB20 musim ini. “Kami lemah di tikungan kecepatan menengah, dan sektor tengah Red Bull Ring punya banyak bagian seperti itu,” ujarnya. “Kalau cuaca panas, saya rasa McLaren akan kembali lebih unggul.”

Meski Red Bull tertinggal cukup jauh dalam perebutan poin, Horner tetap optimistis. “Musim ini belum separuh jalan, jadi kami belum menyerah.”

Tahun lalu, Verstappen sempat bersenggolan dengan Norris dalam perebutan posisi terdepan di sirkuit ini,insiden yang akhirnya memberi jalan bagi Russell untuk menang. Norris pun kembali ke Austria dengan bayang-bayang dua kecelakaan: yang di Red Bull Ring dan yang paling baru dengan Piastri di Montreal.

Dengan Russell tampil percaya diri, Mercedes dalam momentum positif, dan McLaren konsisten di depan, balapan Austria diprediksi akan menghadirkan pertarungan sengit antara tiga tim besar, sementara Ferrari masih coba bangkit.

“Kami perkirakan persaingan akan jauh lebih ketat akhir pekan ini,” ujar bos Mercedes, Toto Wolff. “Sirkuit ini akan menguji efektivitas pembaruan kami.”

Ferrari, sebaliknya, masih mencoba realistis. “Yang bisa kami lakukan sekarang adalah mengambil setiap balapan satu per satu dan berusaha memaksimalkan hasil,” ucap Charles Leclerc. “Paruh pertama musim ini mengecewakan, tapi kami tetap berjuang. Kita lihat nanti hasilnya sampai di mana.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.