Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ODOL Dikebut Lagi! Menhub Bongkar Tiga Rencana Lawas yang Segera Jalan

📅 Jumat, 27 Jun 2025, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
ODOL Dikebut Lagi! Menhub Bongkar Tiga Rencana Lawas yang Segera Jalan Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Truk ODOL.

JAKARTA - Menerapkan kebijakan Zero ODOL (Over Dimension Over Loading) sangat penting untuk menciptakan transportasi logistik yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia. 

Kebijakan ini bertujuan untuk menghilangkan praktik truk yang melebihi dimensi dan muatan yang diizinkan, yang dapat membahayakan keselamatan jalan, merusak infrastruktur, dan menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pihaknya menyiapkan tiga langkah guna mewujudkan nihil angkutan over dimension over loading (ODOL) seusai pengaturan mengenai hal itu yang mandek selama 16 tahun.

"Pengaturan ODOL ini sudah berjalan sedemikian lama tapi tidak kita laksanakan sebagaimana mestinya, 16 tahun (tertunda)," kata Menhub dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (27/6).

Dia menyebutkan pada tahun 2025 tiga langkah dilakukan Kemenhub bersama Korlantas Polri dan Jasa Marga. Pertama, sosialisasi untuk mengingatkan kembali para pemangku kepentingan terkait komitmen bebas ODOL.

Kedua, pengumpulan data truk ODOL yang melibatkan Jasa Marga, serta Ketiga penindakan yang akan dilakukan oleh pihak Kepolisian.

”Tahap sosialisasi dilakukan selama satu bulan, sudah berlangsung sejak awal Juni. Di tahap ini tidak ada penindakan dan jika sudah berakhir, kami akan melakukan evaluasi. Sejauh ini, pihak Kepolisian dan Jasa Marga sangat mendukung aksi yang kami lakukan,” ujar Menhub.

Selain tiga langkah itu, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan memberikan pelatihan kepada pengemudi truk mencakup aspek teknis dan edukasi ketentuan jalan raya, layaknya pelatihan yang diterima pilot, masinis atau nakhoda.

Dijelaskan bahwa implementasi kebijakan zero ODOL telah dicanangkan sejak 2017. Namun, belum berjalan optimal akibat berbagai penundaan dan keberatan dari sejumlah pihak.

Meski sudah disepakati oleh pemangku kepentingan untuk diterapkan pada tahun 2023, kebijakan zero ODOL terus ditunda sejak 2017 akibat permintaan relaksasi dari kalangan pengemudi dan pelaku usaha logistik nasional.

Padahal, lanjut dia, regulasi mengenai larangan kelebihan dimensi dan beban pada kendaraan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, atau sejak 16 tahun lalu.

Penundaan panjang ini, menurut dia, berdampak langsung pada keselamatan masyarakat, terbukti dari meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan ODOL dan memicu ribuan korban jiwa setiap tahunnya.

Oleh karena itu, penanganan angkutan ODOL di Indonesia harus segera dilaksanakan dan tidak bisa lagi ditunda, sebab selama ini masalah tersebut telah menyebabkan dampak mengerikan di berbagai aspek.

Dampak yang dimaksud meliputi kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban luka hingga korban jiwa, kemacetan di sejumlah ruas jalan, kerusakan infrastruktur jalan, bahkan peningkatan polusi udara di daerah terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.