Bupati Garut: Tradisi Hajat Laut upaya meramaikan wisata Rancabuaya
📅 Jumat, 27 Jun 2025, 19:45 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Garut
Garut -- Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyatakan kegiatan tradisi Hajat Laut yang diselenggarakan nelayan merupakan bentuk syukur sekaligus perayaan dan upaya meramaikan kawasan wisata Pantai Rancabuaya di Kabupaten Garut, Jawa Barat, agar memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.
"Ini partisipasi dari seluruh nelayan untuk merayakan lagi, meramaikan lagi daerah wisata Rancabuaya," kata Bupati Garut saat acara Gelar Budaya Hajat Laut Nelayan Rancabuaya di Pantai Rancabuaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jumat.
Ia menuturkan kegiatan Hajat Laut merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan nikmat kesehatan, keselamatan, dan rezeki bagi umat, dan saling berbagi kepada sesama.
Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan pantai itu, kata dia, merupakan bagian bentuk rasa bangga karena wisata Pantai Rancabuaya merupakan destinasi wisata kebanggaan di Kabupaten Garut.
"Rancabuaya adalah salah satu wisata kebanggaan Kabupaten Garut, saya berharap Rancabuaya semakin maju dan semakin bermanfaat bagi warga Rancabuaya," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyampaikan sebagai destinasi kebanggaan di Kabupaten Garut maka seluruh elemen masyarakat, dan semua pihak lainnya harus menjaga keamanan, kenyamanan dan selalu menciptakan kondisi agar pengunjung merasa senang dan mau berlama-lama berwisata di Rancabuaya.
Upaya menciptakan kawasan wisata yang nyaman itu, kata dia, salah satunya menjaga kebersihan, tidak dibiarkan berserakan atau menumpuk sampah yang akan menimbulkan kesan tidak baik, atau tidak diurus.
"Jaga kekompakan semua elemen masyarakat, TNI, Polri, ASN, nelayan, pedagang, semuanya harus kerja sama agar orang betah di sini, dan orang mau datang berkali-kali ke sini," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia berharap persoalan lainnya untuk menciptakan citra baik tempat wisata, tidak hanya tentang kebersihan, tapi juga tertib retribusi dan tidak ada pungutan lainnya.
"Jadi, saya nitip juga, tidak ada kegiatan-kegiatan yang tumpang tindih, seperti parkir, pungutan-pungutan, itu tidak terjadi berkali-kali," katanya.
Ketua Panitia Gelar Budaya Hajat Laut, Wahyu mengatakan dalam acara tersebut akan ada berbagai kegiatan seperti perlombaan, permainan anak-anak zaman dulu, tablig akbar, khitanan massal, pembagian sembako, dan puncak acara yakni pagelaran wayang golek.
"Kegiatan yang akan datang mudah-mudahan akan menjadi sebuah momentum yang akan lebih meriah lagi, lebih berbahagia lagi, dan lebih bisa menyuguhkan sesuatu yang membanggakan buat kita semua," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!