Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Lumajang Integrasikan Pelestarian Lingkungan dengan Sektor Pariwisata

📅 Rabu, 25 Jun 2025, 18:25 WIB | Oleh:
Pemkab Lumajang Integrasikan Pelestarian Lingkungan dengan Sektor Pariwisata Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Lumajang
Ket. Pantai Watu Pecak di Desa Selok Awar-awar, Kabupaten Lumajang.

LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten Lumajang siap mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan pengembangan sektor pariwisata melalui kegiatan "Pantai Lestari, Cemara Menyapa" yang akan digelar di kawasan Pantai Watu Pecak, Kabupaten Lumajang.

"Kegiatan itu bukan sekadar seremonial belaka, melainkan langkah konkret menjaga keberlanjutan kawasan pesisir sekaligus memperindah destinasi wisata melalui penanaman pohon cemara," kata Pelaksana harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang Agus Rokhman Rozaq dalam rapat koordinasi di Kantor DLH setempat, Rabu.

Menurutnya program itu merupakan bagian dari rangkaian Segoro Topeng Kaliwungu yakni sebuah kegiatan kolaboratif yang mengangkat potensi budaya, lingkungan, dan wisata pesisir Lumajang tepatnya di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian.

"Kegiatan itu menjadi representasi dari langkah strategis Pemkab Lumajang menghadapi tantangan perubahan iklim dan abrasi. Kegiatan itu juga bukan hanya simbolis, tapi langkah nyata dan terukur," tuturnya.

Ia menjelaskan, pihak DLH Lumajang ingin menjadikan Pantai Watu Pecak tidak hanya indah secara visual, tapi juga tangguh terhadap dampak lingkungan terutama di kawasan pesisir pantai.

Sementara Kepala Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Gunawan Eko mengatakan bahwa pohon cemara memiliki nilai ganda yakni konservasi dan estetika.

"Keberadaan pohon cemara diharapkan memberi wajah baru bagi Pantai Watu Pecak lebih rindang, nyaman, sekaligus berperan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir," katanya.

Melalui kegiatan "Pantai Lestari, Cemara Menyapa", lanjut dia, Pemkab Lumajang mengajak semua elemen masyarakat, termasuk pelaku wisata dan komunitas lokal untuk berkolaborasi dalam menjaga kelestarian alam dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan berbasis potensi daerah.

"Kegiatan itu sekaligus menjadi contoh praktik baik bagaimana pelestarian alam tidak harus berseberangan dengan geliat pariwisata, tetapi justru bisa saling menguatkan," ujarnya.

Gunawan mengatakan, kesadaran kolektif dan aksi bersama inilah yang diharapkan akan menginspirasi wilayah lain dalam mengelola kekayaan alamnya secara bijak dan bertanggung jawab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.