Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Genset Berteknologi Mesin Pembakaran Internal Hidrogen Dioperasikan Secara Komersial di Tiongkok Tengah

📅 Rabu, 25 Jun 2025, 23:47 WIB | Oleh:
Genset Berteknologi Mesin Pembakaran Internal Hidrogen Dioperasikan Secara Komersial di Tiongkok Tengah Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Personel penelitian ilmiah merekam kondisi pengoperasian genset plasma linier untuk pengembangan platform 'matahari buatan' di Hefei, Provinsi Anhui, Tiongkok.

BEIJING - Genset berteknologi mesin pembakaran internal hidrogen buatan Tiongkok mulai dioperasikan secara komersial di Provinsi Hubei, Tiongkok tengah, yang berkontribusi terhadap pengolahan gas buang dan pengurangan emisi karbon, lapor surat kabar Tiongkok Science Daily pada Rabu (25/6).

Genset berkapasitas 300 kilowatt itu, yang merupakan genset terkuat dari jenisnya di Tiongkok, dikembangkan bersama oleh Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Huazhong, Yuchai Power, dan ONEST-POWER. Genset ini dirancang untuk secara langsung memanfaatkan gas buang industri yang kaya hidrogen guna menghasilkan listrik. Gas buang industri harus dimurnikan sebelum dapat digunakan untuk menghasilkan listrik. Namun, genset ini dapat secara langsung memanfaatkan gas buang yang kaya hidrogen, sehingga memangkas biaya pemurnian sekitar 40 persen.

Genset ini juga memiliki efisiensi penghasil listrik sebesar lebih dari 42 persen. Selama uji coba pengoperasiannya di sebuah kawasan industri kimia di Hubei, genset itu mengonversi 500.000 meter kubik standar (standard cubic meter) limbah hidrogen menjadi 8 juta kilowatt-jam listrik bersih, yang setara dengan konsumsi listrik tahunan pada 7.000 rumah tangga.

Menurut perkiraan, satu unit genset ini jika dioperasikan selama 6.000 jam per tahun dapat mengonsumsi 1,4 juta meter kubik standar hidrogen dan mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 1.362 ton per tahun, atau setara dengan penyerapan karbon oleh 74.000 pohon.

Menurut pihak pengembangnya, kawasan-kawasan industri kimia di seluruh Tiongkok dapat mendaur ulang hingga 4,5 juta ton hidrogen produk sampingan setiap tahunnya. Bahkan jika hanya sebagian dari hidrogen tersebut digunakan untuk menghasilkan listrik, genset ini dapat mencatatkan kontribusi yang signifikan terhadap pengurangan emisi CO2. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.