Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PPSU Siaga Banjir Rob di Pulau Pari, Bantu Evakuasi Properti Warga

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 15:05 WIB | Oleh:
PPSU Siaga Banjir Rob di Pulau Pari, Bantu Evakuasi Properti Warga Doc: Antaranews

Jakarta - Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) turun tangan membantu warga Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, untuk memindahkan barang-barang berharga ke lokasi aman setelah terkena dampak banjir rob pada Senin malam, 23 Juni 2025.

“Para petugas PPSU bekerja membantu warga dengan memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih aman,” ungkap Lurah Pulau Pari, Muhammad Adriansyah, saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, sekitar 20 unit rumah di wilayah itu tergenang air dengan ketinggian antara 20 hingga 40 cm. Kondisi ini terjadi saat gelombang pasang, disebut banjir pesisir yang menggenangi pemukiman.

Imbauan Waspada & Jaga Kebersihan Lingkungan

Adriansyah mengajak masyarakat untuk:
1. Tetap waspada terhadap peringatan resmi BMKG terkait potensi pasang air laut.
2. Melapor segera ke RT/RW atau kelurahan jika terjadi keadaan darurat.
3. Menjaga kebersihan saluran air, agar tidak tersumbat oleh sampah fauna laut, yang dapat memperparah genangan.

“Kami juga berupaya mencari solusi terbaik demi kenyamanan dan keamanan warga di Kelurahan Pulau Pari,” tambahnya.

Kelurahan telah menjalin koordinasi intensif lintas instansi dari pihak PPSU hingga dinas terkait untuk memberi pendampingan langsung kepada warga terdampak banjir rob.

BPBD DKI Jakarta sebelumnya telah mengeluarkan peringatan terkait banjir pesisir yang kemungkinan terjadi di pesisir utara Jakarta dan pulau-pulau teluk, termasuk Pulau Pari berdasarkan informasi BMKG Kelas I Maritim Tanjung Priok.

Fenomena ini kemungkinan besar dipicu oleh Super New Moon dan perigee bulan pada 27 Juni 2025, yang dapat mempertinggi volume pasang air laut dan menyebabkan banjir pesisir di berbagai titik seperti Pluit, Ancol, Muara Angke, hingga Kepulauan Seribu.

Seperti diungkap pada berita sebelumnya, puing-puing dan air pasang yang naik dapat membawa sampah laut dan menyebabkan genangan signifikan berpotensi risiko bagi hunian dan sanitasi masyarakat setempat.

Kehadiran PPSU untuk memindahkan barang dan membersihkan area terdampak sangat krusial untuk meningkatkan ketahanan sosial dan infrastruktur lokal terhadap bencana pesisir seperti ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Luar Negeri
Mengenaskan! Parade Kereta ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.