Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral Anak Aniaya Ibu, Anggota DPR Minta Polisi Sigap Cegah KDRT!

📅 Senin, 23 Jun 2025, 11:15 WIB | Oleh:
Viral Anak Aniaya Ibu, Anggota DPR Minta Polisi Sigap Cegah KDRT! Doc: Antaranews

Jakarta - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang viral di Bekasi, Jawa Barat, membuat Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyerukan agar pihak kepolisian lebih sigap dalam menggencarkan tindakan preventif untuk mencegah potensi timbulnya kasus serupa. Abdullah menekankan bahwa pencegahan KDRT tidak cukup hanya dengan upaya represif, seperti memenjarakan pelaku, tetapi juga memerlukan tindakan preventif yang lebih kuat.

Kerja Sama dengan Berbagai Pihak

Abdullah menyatakan bahwa pencegahan KDRT merupakan tugas kepolisian sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Untuk itu, tindakan preventif terhadap KDRT perlu dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, seperti:
- Komnas Perempuan
- Komnas Anak
- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
- Pemerintah daerah, mulai dari dinas terkait, kelurahan, RT, RW, hingga lembaga layanan korban.

Melalui kolaborasi ini, Abdullah berharap pihak kepolisian dapat aktif mendeteksi potensi-potensi kasus KDRT yang bisa timbul berdasarkan laporan jejaring masyarakat dan pemangku kepentingan.

Pencegahan KDRT untuk Mewujudkan Masa Depan yang Lebih Aman

Abdullah mengecam kasus seorang pemuda yang menganiaya ibunya dan menekankan bahwa tidak boleh ada satu pun warga negara yang menjadi korban KDRT akibat kelengahan dari sistem. Dengan memperkuat tindakan preventif, Abdullah berharap masa depan yang lebih aman dan beradab dapat diwujudkan untuk semua keluarga Indonesia.

Kasus KDRT di Indonesia

Masih tingginya angka kasus KDRT di Indonesia menunjukkan bahwa pencegahan dan penanganan KDRT belum optimal. Data dari SIMFONI PPPA menunjukkan bahwa angka KDRT pada tahun 2023 mencapai lebih dari 10 ribu kasus dengan korban lebih dari 11 ribu orang, sebagian besar adalah perempuan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanganan yang lebih efektif untuk mengurangi angka KDRT di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.