Pemkot Malang: Kuota Murid untuk Sekolah Rakyat Telah Terpenuhi
📅 Senin, 23 Jun 2025, 20:12 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Ananto Pradana
MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyatakan jumlah murid Sekolah Rakyat (SR) pada jenjang pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah setempat sudah memenuhi kuota, yakni sebanyak 100 pelajar.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Donny Sandito di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (23/6), mengatakan tiga orang mengundurkan diri sebagai calon siswa, tetapi pihaknya sudah mendapatkan pelajar baru untuk memenuhi kuota yang ada.
"Sudah ada gantinya untuk yang itu, kalau tidak genap 100 juga sayang kan. Untuk Sekolah Rakyat jenjang SMP kuota itu 100 pelajar," kata Donny.
Sebanyak 100 pelajar Sekolah Rakyat pada jenjang pendidikan SMP akan dibagi ke dalam empat kelas. Dimana per kelasnya diisi oleh 25 pelajar.
Fasilitas Sekolah Rakyat untuk jenjang SMP dipastikan menggunakan gedung Politeknik Kota Malang (Poltekom) yang berlokasi di Jalan Raya Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan pengunduran diri dari tiga pelajar itu karena adanya alasan tertentu, seperti terkendala izin dari orang tua dan telah mendapatkan beasiswa pendidikan dari salah satu pondok pesantren.
"Dua orang dari Kecamatan Sukun dan satu orang dari Kecamatan Blimbing," ucapnya.
Namun, kuota tiga siswa yang tersisa itu sudah terpenuhi keseluruhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiga siswa SR tersebut, kata Donny, sudah sesuai dengan kategori yang ditentukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos), yakni berasal dari keluarga di dalam desil 1 dan 2 pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Kami mendatangi satu per satu rumah dari keluarga yang masuk desil 1 dan 2, terus melakukan sosialisasi terkait program ini," ujarnya.
Selain jenjang SMP, Donny menyebut bahwa program SR di Kota Malang juga dibuka untuk jenjang pendidikan sekolah menengah atas (SMA).
Lokasinya gedung sekolahnya ditempatkan di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur, di Jalan Kawi, Kota Malang.
Dia menyebut untuk jenjang SMA akan ada tiga rombongan belajar (rombel) yang dibuka, dengan total 75 pelajar. "Siswa SMAnya ada 75 pelajar, tiga rombel," tutur dia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!