Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kedaulatan Pangan Jadi Prioritas Utama Kaltim untuk Kemerdekaan Bangsa

📅 Senin, 23 Jun 2025, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kedaulatan Pangan Jadi Prioritas Utama Kaltim untuk Kemerdekaan Bangsa Doc: Antara
Ket. Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud didampingi istri Sarifah, saat kunjungan kerja di Kabupaten Kutai Barat.

Kutai Barat, - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menggenjot kedaulatan pangan di wilayahnya yang dinilai sebagai cerminan kemerdekaan, dan keberlangsungan Indonesia sebagai bangsa yang mandiri.

"Jika Indonesia bercita-cita menjadi negara maju, maka kemandirian pangan adalah prasyarat mutlak," ujarnya di Kutai Barat, Minggu (22/6).

Perihal itu menggemakan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan Gubernur Rudy saat membuka Pekan Daerah (Peda) XI Petani Nelayan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025 di Taman Budaya Sendawar, Kutai Barat.

Gubernur Rudy secara tegas meminta seluruh petani dan nelayan Kaltim untuk berperan aktif dalam mengamankan pasokan pangan.

Hal ini krusial mengingat pentingnya menjaga ketersediaan pangan demi stabilitas dan kesejahteraan masyarakat Benua Etam.

Kaltim hingga saat ini masih menghadapi defisit produksi pangan lokal, terutama beras. Data tahun 2024 menunjukkan produksi beras lokal mencapai 145.209 ton, sementara kebutuhan masyarakat mencapai 364.855 ton, menyisakan defisit sebesar 219.646 ton.

Oleh karena itu, peningkatan produksi lokal dan optimalisasi hasil panen, termasuk perikanan tangkap dan budidaya, menjadi prioritas utama.

"Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Kaltim terhadap pasokan pangan dari luar daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengahtantangan seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas," ungkap Rudy.

Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen mendukung para petani dan nelayan melalui berbagai program, termasuk bantuan modal, pelatihan, serta fasilitasi akses pasar.

Dia berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku sektor pangan dapat mewujudkan swasembada yang berkelanjutan, mandiri, dan berdaulat pangan.

Sektor pertanian dan perikanan disebutnya sebagai tulang punggung utama dalam memenuhi kebutuhan ?? pangan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.