Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Minggu Lagi, Trump Putuskan Apakah akan Menyerang Iran atau Tidak

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 10:39 WIB | Oleh:
Dua Minggu Lagi, Trump Putuskan Apakah akan Menyerang Iran atau Tidak Doc: BBC
Ket. Presiden AS Donald Trump

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan, Kamis (19/6), ia akan memutuskan apakah akan bergabung dengan serangan Israel terhadap Iran dalam dua minggu ke depan karena masih ada peluang "besar" untuk perundingan guna mengakhiri konflik.

Langkah Trump untuk menekan tombol jeda dapat membuka ruang bagi diplomasi, setelah berhari-hari pertanyaan panas tentang apakah dia akan memerintahkan tindakan militer AS terhadap Teheran.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt membacakan pesan dari Trump setelah "banyak spekulasi" tentang apakah AS akan "terlibat langsung" dalam konflik tersebut.

"Berdasarkan fakta bahwa ada peluang besar terjadinya negosiasi dengan Iran dalam waktu dekat, saya akan membuat keputusan apakah akan melakukannya atau tidak dalam dua minggu ke depan," kata Trump dalam pernyataan tersebut.

Trump telah menetapkan tenggat waktu dua minggu yang kemudian bergeser pada serangkaian topik sulit lainnya di masa lalu, termasuk perang Russia-Ukraina -- tetapi Leavitt membantah bahwa ia menunda suatu keputusan.

"Jika ada peluang untuk diplomasi, presiden akan selalu memanfaatkannya, tetapi dia juga tidak takut menggunakan kekuatan," kata Leavitt. 

Pada saat yang sama Leavitt menegaskan kembali rasa urgensi, dengan mengatakan kepada wartawan bahwa Iran dapat memproduksi senjata nuklir dalam waktu "beberapa minggu."

"Iran memiliki semua yang dibutuhkan untuk membuat senjata nuklir. Yang mereka butuhkan hanyalah keputusan dari pemimpin tertinggi untuk melakukannya, dan butuh waktu beberapa minggu untuk menyelesaikan produksi senjata itu," katanya.

Iran membantah tengah berupaya mendapatkan senjata nuklir, dan mengatakan bahwa programnya ditujukan untuk tujuan damai.

Percaya pada Presiden Trump 

Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa Iran telah meminta untuk mengirim pejabat ke Gedung Putih untuk merundingkan kesepakatan mengenai program nuklirnya dan mengakhiri konflik dengan Israel -- meskipun Iran membantah telah membuat permintaan tersebut.

Washington dan Teheran melanjutkan "korespondensi" sejak Israel pertama kali menyerang Iran minggu lalu, kata Leavitt.

Namun ia mengatakan saat ini tidak ada rencana bagi utusan khusus Trump, Steve Witkoff, untuk bergabung dengan diplomat Eropa yang bertemu menteri luar negeri Iran di Jenewa pada hari Jumat.

Trump bertemu dengan tim keamanan nasional utamanya di Ruang Sidang Gedung Putih untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis. Ia akan mengadakan pertemuan serupa setiap hari hingga ia berangkat ke pertemuan puncak NATO di Belanda pada hari Senin, kata Gedung Putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.