Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keputusan Trump Serang Iran Terganjal Keraguan atas Kemampuan Bom Penghancur Bunker

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 13:02 WIB | Oleh:

Sementara Israel mengatakan telah membangun superioritas udara atas Iran, serangan yang berhasil tetap memerlukan penghentian terlebih dahulu semua pengacau GPS dan pertahanan lainnya, serta penetrasi GBU-57 ke dalam tanah yang cukup dalam untuk menetralisir fasilitas tersebut.

Iran membangun fasilitas pengayaan nuklir di bawah tanah Fordow untuk melindunginya dari ancaman serangan udara. Pada tahun 1981, Israel mengebom fasilitas nuklir di dekat Baghdad yang terletak di atas tanah untuk menghentikan Irak mengembangkan senjata nuklir.

Dalam beberapa tahun terakhir, Israel telah menyusun berbagai rencana untuk menghancurkan Fordow tanpa bantuan Amerika Serikat. Dalam satu contoh, Israel mengusulkan untuk memuat helikopter dengan pasukan komando yang dapat bertempur masuk ke fasilitas tersebut dan meledakkannya – sebuah opsi yang ditolak Trump, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Filipina Gagas Pendirian Fo...
PEMILIHAN UMUM

Peru Gelar Pemilihan Presiden

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Peru Gelar Pemilihan Presiden
Luar Negeri
Presiden Korsel Nominasikan...
Luar Negeri
Korut Pantang Mundur dari P...
Megapolitan
Tukik Merangkak di Hari Lin...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.