Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cara Tepat Cegah Demensia dengan Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Zat Gizi Ini

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 11:02 WIB | Oleh:
Cara Tepat Cegah Demensia dengan Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Zat Gizi Ini Doc: Foodforthebrain.com
Ket. Ilustrasi

JAKARTA - Demensia atau kepikunan adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut kumpulan gejala gangguan akibat penurunan fungsi otak yang cukup parah sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari.

Menurut informasi yang disiarkan di situs web resmi Kementerian Kesehatan, gejala yang dimaksud mencakup penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, kemampuan berkomunikasi, serta pengendalian perilaku dan emosi yang memburuk sampai mengganggu kemampuan bersosialisasi.

Sampai saat ini belum ada obat untuk mengatasi demensia, tetapi ada langkah-langkah pencegahan yang bisa dijalankan.

Sebagaimana dikutip dalam siaran Eating Well pada 13 Juni 2025, para peneliti dari Universitas Columbia melakukan penelitian untuk mengetahui nutrisi-nutrisi yang berkaitan dengan penurunan dan peningkatan risiko demensia.

Studi yang hasilnya dipublikasikan di jurnal Nutrients itu melibatkan 6.280 peserta Health and Retirement Study di Amerika Serikat yang memenuhi kriteria peneliti, yang mencakup informasi diet lengkap dan penilaian kognitif.

Hasil studi menunjukkan bahwa ada lima zat gizi yang berkaitan dengan penurunan risiko demensia, yakni isorhamnetin (sejenis flavonol), mangan, serat makanan, serta beta tokoferol dan beta tokotrienol (vitamin E).

Isorhamnetin atau flavonol dapat ditemukan dalam buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, termasuk beri, ceri, pir, apel, anggur hijau, kacang almond, minyak biji bunga matahari, dan ginkgo biloba.

Mineral mangan terdapat dalam kacang-kacangan, polong-polongan, biji-bijian utuh, dan sayuran berdaun hijau.

Selain berperan dalam proses metabolisme dan pembangunan kekebalan tubuh, mangan bertindak seperti antioksidan, melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Sebagaimana mangan, vitamin E memiliki sifat antioksidan, dapat melindungi sel dari kerusakan.

Sumber vitamin E meliputi kacang-kacangan, biji-bijian, bibit gandum, minyak biji bunga matahari, bayam, dan brokoli.

Jika khawatir tidak menyertakan cukup makanan dengan kandungan zat-zat gizi tersebut, pertimbangkan untuk memperbaiki pola makan.

Misalnya dengan mengganti camilan biasa dengan camilan yang lebih kaya nutrisi seperti segenggam kacang dan beri.

Selain pengaturan pola makan, aktivitas fisik, manajemen stres, dan kualitas tidur juga dapat mempengaruhi kesehatan otak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.