FIFA Klaim Hampir 1,5 Juta Tiket Terjual untuk Piala Dunia Antarklub, Meski Sebagian Laga Sepi Penonton
Rabu, 18 Jun 2025, 14:30 WIBJAKARTA - FIFA menyatakan bahwa hampir 1,5 juta tiket telah terjual untuk ajang Piala Dunia Antarklub yang kini diselenggarakan dalam format baru dan diperluas di seluruh Amerika Serikat. Turnamen tersebut telah menarik penggemar dari lebih dari 130 negara, demikian disampaikan oleh badan sepak bola dunia tersebut pada Selasa (10/6).
Pertandingan pembuka pada Sabtu lalu menampilkan Lionel Messi bersama Inter Miami di Stadion Hard Rock Miami dan disaksikan oleh lebih dari 60.000 penonton. Sementara itu, sekitar 80.000 penggemar memadati Rose Bowl saat Paris Saint-Germain menaklukkan Atletico Madrid dengan skor telak 4-0 pada Minggu.
Namun, tidak semua pertandingan menuai antusiasme serupa. Sejumlah laga terlihat sepi penonton, termasuk pertandingan antara Borussia Dortmund dan Fluminense yang berakhir imbang 0-0 pada Selasa siang waktu setempat, dan hanya mengisi setengah dari kapasitas Stadion MetLife, New Jersey.
Manajer Chelsea, Enzo Maresca, bahkan menggambarkan suasana pertandingan timnya melawan Los Angeles FC sebagai "agak aneh", karena hanya dihadiri oleh sekitar 22.000 penonton di Stadion Mercedes-Benz Atlanta yang berkapasitas 71.000 kursi, pada Senin.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, tetap optimistis dan menyatakan bahwa ajang ini adalah bagian penting dari misi FIFA memperluas pangsa pasar sepak bola klub di tingkat global.
"Inilah tujuan utama Piala Dunia Antarklub FIFA: panggung kelas dunia tempat kisah-kisah baru diceritakan, pahlawan-pahlawan baru muncul, dan para penggemar sepak bola klub merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar," ujarnya dalam pernyataan resmi.
Turnamen ini juga disebut sebagai ajang pembuka menjelang Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. FIFA berharap kehadiran turnamen antarklub ini dapat membangun antusiasme publik AS, yang dikenal memiliki hubungan yang fluktuatif terhadap olahraga sepak bola.
Meski demikian, kekhawatiran muncul setelah ajang Copa America 2024 dinilai gagal memberi dampak besar. Turnamen antarnegara di Amerika itu digelar di lapangan yang kualitasnya buruk, stadion yang setengah kosong, hingga insiden keamanan saat partai final di Miami.
Dengan kondisi tersebut, FIFA dihadapkan pada tantangan besar untuk mempertahankan momentum dan memastikan bahwa Piala Dunia 2026 dapat menarik perhatian global serta memberikan pengalaman yang lebih positif bagi penggemar, pemain, dan negara tuan rumah.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Ambulans Terbang Segera Terwujud? BRIN Matangkan Ekosistem Pesawat N219
-
IHSG Hari Ini Menguat, Dipicu Optimisme Arah Kebijakan "Dovish" Bank Sentral Global
-
BPBD Jatim Perkuat Pemadaman Karhutla di Kawasan Gunung Bromo
-
Taman Safari Kembali Gelar Kompetisi Fotografi dan Video Satwa IAPVC, Tahun Ini Ada Dua Kategori Baru!
-
Persib Bandung Tindak Lanjuti Sanksi FIFA terkait Kasus Mantan Pelatih Rene Albert pada 2022
-
Karhutla di Magetan dan Jombang Berhasil Dipadamkan Kurang Dari 24 Jam
-
Luas karhutla di Kawasan Lereng Gunung Semeru Mencapai 600 Hektare
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.