Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspadai Dampak Ekonomi Konflik Iran-Israel Termasuk Naikknya Harga Minyak Dunia

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 17:42 WIB | Oleh:
Waspadai Dampak Ekonomi Konflik Iran-Israel Termasuk Naikknya Harga Minyak Dunia Doc: ANTARA/Melalusa Susthira K
Ket. Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (16/5).

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto mengingatkan pemerintah mewaspadai dampak ekonomi dari konflik Israel-Iran di Timur Tengah terhadap sektor energi global yang berpotensi menyebabkan harga minyak dunia melonjak.

“Kalau perangnya agak lama dikit, harga minyak bisa naik, dan kalau harga minyak naik, itu pasti berdampak pada nilai tukar,” kata Bambang Pacul, sapaan karibnya, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Hal itu disampaikannya saat memberikan keterangan kepada media bersama Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto terkait respons atas konflik Iran-Israel di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Menurut dia, setiap gejolak dalam perdagangan minyak akan berdampak langsung pada penguatan dolar dan pelemahan mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah.

Hal tersebut, kata dia, berangkat atas kondisi sejarah pengaitan dolar terhadap minyak tahun 1971, yang sejak saat itu minyak tidak lagi dipatok dengan emas tapi dengan dolar Amerika Serikat (AS).

“Ini ilmu sederhana saja. Kalau harga minyak naik, logikanya dolar juga akan naik, dan rupiah akan melemah,” ucapnya.

Meski demikian, dia menilai dampak konflik Iran-Israel terhadap pasokan minyak Indonesia kemungkinan tidak signifikan karena jenis minyak Iran adalah minyak berat atau “heavy crude” yang hanya bisa diolah di kilang tertentu.

“Kita tidak terlalu banyak memakai minyak berat. Kilang Cilacap memang bisa, tapi itu pun tidak banyak. Artinya dari sisi teknis, pengaruh langsung terhadap kilang kita tidak terlalu besar,” tuturnya.

Dia pun menegaskan Pertamina sebagai pengelola utama sektor minyak dan BBM di Indonesia harus siap dengan berbagai skenario, termasuk potensi gejolak harga minyak dunia akibat konflik tersebut.

“Pertamina tentu sudah punya kajian dan sedang konsolidasi. Kita harap mereka siap,” katanya.

Lebih lanjut, anggota Komisi XII DPR RI itu menyinggung arah kebijakan energi nasional di bawah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto yang berkomitmen menuju kemandirian energi.

Untuk itu, dia mengatakan pihaknya akan mendalami hal tersebut dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia selaku mitra kerja komisi yang membidangi urusan energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup, serta investasi itu.

“Kita akan ke mana? Karena program pemerintah sendiri hari ini mau mandiri dalam waktu dekat di bidang energi, sampai apanya? Dan langkanya seperti apa? Ini belum di-breakdown ini di Komisi VII. Nanti kami akan tanya ke Menteri ESDM,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Seixas Siap Ganggu Dominasi...
PROFIL BINTANG

Alphonso Davies

16 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Alphonso Davies

Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako

24 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Ferrari Siap Akhiri Laju Ke...
Daerah
Semarak Piala Dunia dengan ...
Daerah
Bursa Kerja di Ciamis Buka ...
Ekonomi
Percepatan Program Irigasi ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.