Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemeringkatan SPMB SMA/SMK Banten 2025 Tak Ditampilkan secara Terbuka

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 21:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemeringkatan SPMB SMA/SMK Banten 2025 Tak Ditampilkan secara Terbuka Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Lukman, saat ditemui di Kota Serang, Senin (19/5/2025).

SERANG – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 untuk jenjang SMA dan SMK negeri di Provinsi Banten digelar tanpa menampilkan pemeringkatan peserta secara terbuka, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Lukman, mengatakan bahwa pemeringkatan hanya dapat diakses oleh masing-masing peserta secara individual.

"Kami tidak terbuka dulu, tetapi prosesnya hanya bisa dilihat oleh yang bersangkutan. Sekarang kami hanya bisa melihat urutan saja," kata Lukman saat ditemui di Serang, Selasa (17/6).

Menurutnya, langkah ini diambil untuk meminimalisasi kegaduhan selama proses seleksi berlangsung. Dalam evaluasi tahun-tahun sebelumnya, banyak calon peserta dan orang tua yang menyampaikan protes ketika posisi peringkat mereka bergeser karena masuknya peserta baru dengan nilai yang lebih tinggi.

"Pada saat posisinya terus mundur-mundur, datang ke sekolah tak terima. Kemarin itu saya nomor 10, kenapa sekarang jadi nomor 30? Nah ini makanya kita coba menghindari itu," ujarnya.

Meski demikian, Lukman memastikan bahwa pemeringkatan dan poin seleksi akan tetap dibuka secara menyeluruh pada saat tahap akhir, yaitu pengumuman kelulusan peserta.

"Tetapi, nanti di akhir setelah diumumkan hasil seleksi ada (masing-masing poin dan peringkat peserta)," katanya.

Pendaftaran SPMB tahun ini dibuka sejak 16 Juni 2025 dan akan berakhir pada 23 Juni 2025. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://spmb.bantenprov.go.id.

Untuk jenjang SMA, terdapat lima jalur seleksi yakni domisili, prestasi akademik, prestasi non-akademik, afirmasi, dan mutasi. Sementara itu, untuk jenjang SMK, seleksi dilakukan melalui satu jalur umum dengan tambahan tahapan tes bagi calon peserta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.