Keracunan Makanan, Para pemain Salernitana Masuk Rumah Sakit
📅 Senin, 16 Jun 2025, 22:59 WIB | Oleh: Opik
Doc: AFP/FILIPPO MONTEFORTE
JAKARTA - Para pemain Salernitana dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan makanan sekembali ke kotanya setelah kalah 0-2 dari Sampdoria pada leg pertama playoff degradasi Serie B, Senin (16/6).
“U.S. Salernitana 1919 mengumumkan latihan hari ini dibatalkan akibat keracunan makanan serius yang menimpa 21 anggota skuad, baik pemain maupun staf, yang mengakibatkan serangkaian gangguan kesehatan saat perjalanan pulang dari Genoa usai pertandingan leg pertama play-off degradasi yang digelar kemarin melawan Sampdoria,” tulis Salernitana dalam lamannya pada Senin.
Peristiwa ini membuat klub harus mengirimkan ambulans saat tiba di bandara Salerno dan merawat sebagian besar pemain di rumah sakit.
Media massa Italia melaporkan 16 orang dirawat di rumah sakit yang delapan di antaranya pemain.
Polisi telah mendatangi hotel tempat skuad Salernitana menginap sebelum leg pertama, yang juga menyiapkan makanan penerbangan pulang ke Salerno.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sampdoria terdegradasi ke strata ketiga untuk pertama kali dalam sejarah mereka bulan lalu, namun terselamatkan oleh pengurangan poin yang dijatuhkan kepada Brescia.
Hal itu membuat Il Samp masuk salah satu posisi playoff degradasi di Serie B.
Leg kedua akan dilangsungkan Jumat malam pekan ini, namun Salernitana telah meminta ditunda.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami sangat khawatir atas apa yang terjadi dan rangkaian peristiwa yang bisa menggagalkan upaya kami dalam menyelesaikan detik-detik akhir musim ini dengan cara yang normal dan tenang,” ujar Salernitana.
Sampdoria adalah satu dari tujuh klub Italia yang selalu bermain di dua divisi teratas, namun mereka terdegradasi ke Serie B pada 2023. Klub ini nyaris bangkrut sebelum diselamatkan oleh presiden saat ini, Matteo Manfredi, dan mantan pemilik Leeds United, Andrea Radrizzani, yang kini sudah meninggalkan klub tersebut.
Pemegang saham mayoritas Sampdoria saat ini adalah pengusaha Singapura, Joseph Tey. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!