Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina dan Russia Kembali Bertukar Tawanan Perang

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 08:00 WIB | Oleh:
Ukraina dan Russia Kembali Bertukar Tawanan Perang Doc: AP
Ket. Anak-anak memegang bendera nasional saat tentara Ukraina kembali dari tahanan setelah pertukaran tawanan perang antara Rusia dan Ukraina, di wilayah Chernyhiv, Ukraina, Sabtu, 14 Juni 2025.

KYIV - Ukraina dan Russia melakukan pertukaran tawanan perang - yang keempat dalam seminggu - kata pihak yang bertikai pada Sabtu (14/6), berdasarkan kesepakatan yang dicapai di Istanbul awal bulan ini. 

"Kami terus membebaskan warga kami dari tahanan Russia. Ini adalah pertukaran keempat dalam seminggu," tulis Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di media sosial. 

"Sesuai dengan perjanjian Russia-Ukraina ... sekelompok prajurit Russia lainnya dikembalikan dari wilayah yang dikuasai rezim Kyiv," kata Kementerian Pertahanan Russia di Telegram. 

Kyiv juga mengatakan telah menerima 1.200 mayat tak dikenal dari Russia, yang menurut Russia diklaim sebagai "warga negara Ukraina, termasuk personel militer," sebagai bagian dari perjanjian Istanbul juga. 

Ukraina tidak mengatakan apakah mereka telah mengembalikan jenazah tersebut ke Russia.  

Foto-foto yang diterbitkan Zelenskyy di Telegram menunjukkan pria-pria dari berbagai usia, sebagian besar berkepala plontos, mengenakan kamuflase dan berbalut bendera Ukraina.

Ada yang terluka, ada pula yang turun dari bus dan memeluk orang-orang yang menyambut mereka, atau terlihat menelepon seseorang, terkadang menutupi wajah mereka atau tersenyum.

Kementerian Pertahanan Moskow merilis video yang memperlihatkan sejumlah pria berseragam memegang bendera Russia, bertepuk tangan dan meneriakkan "Russia, Russia", "jayalah Russia" dan "hore", beberapa di antaranya mengangkat tangan ke udara.

Pertukaran itu terjadi saat Russia berulang kali menolak seruan gencatan senjata dan mengintensifkan ofensifnya di sepanjang garis depan, dan khususnya di wilayah Sumy di timur laut, tempat Russia berupaya membangun "zona penyangga" untuk melindungi wilayah Kursk, yang sebelumnya sebagian diduduki oleh Ukraina. 

Zelenskyy mengklaim serangan Russia ke Sumy telah dihentikan, dan menambahkan bahwa pasukan Kyiv telah berhasil merebut kembali satu desa. 

Menurut presiden Ukraina, Russia menggunakan 53.000 orang dalam operasi Sumy.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.