Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Korsel Hentikan Proganda Pengeras Suara ke Korut

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 21:12 WIB | Oleh:
Presiden Korsel Hentikan Proganda Pengeras Suara ke Korut Doc: AFP/JUNG YEON-JE
Ket. Lee Jae-myung

SEOUL - Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung memerintahkan penangguhan siaran propaganda lewat pengeras suara ke arah Korea Utara di wilayah perbatasan untuk meredakan ketegangan dan membangun kembali kepercayaan antar-Korea.

“Presiden menginstruksikan otoritas militer untuk menangguhkan siaran pengeras suara di garis depan yang mengarah ke Korea Utara, efektif mulai pukul 14.00 siang ini,” kata juru bicara kepresidenan Kang Yu-jung kepada wartawan pada Rabu.

Beberapa jam sebelumnya, militer Korsel mengatakan telah menghentikan siaran propaganda anti-Korut lewat pengeras suara.

Keputusan itu diambil sekitar setahun setelah siaran tersebut dilanjutkan pada Juni tahun lalu sebagai respons terhadap kiriman balon berisi sampah dari Korut.

Menurut Kang, penangguhan itu menunjukkan komitmen pemerintah Korsel untuk membangun kembali kepercayaan dan menciptakan perdamaian di Semenanjung Korea.

Penghentian siaran itu merupakan salah satu janji kampanye Lee terkait isu hubungan antar-Korea sebelum dia terpilih sebagai presiden pada pemilu 3 Juni lalu.

Saat mencalonkan diri, Lee juga berjanji akan menghentikan pengiriman selebaran anti-Korut melalui balon udara.

Sebagai presiden, dia menegaskan akan berusaha memperbaiki hubungan dengan Korut, meski negara tetangganya itu belakangan menyebut Korsel sebagai "musuh utama" dan memutuskan semua saluran komunikasi resmi.

"Langkah ini diambil untuk meredakan ketegangan, terutama karena Korea Utara tidak melakukan provokasi besar baru-baru ini," kata Kang. "Tujuannya adalah mengurangi konfrontasi militer dan membuka jalan bagi pemulihan kepercayaan antara kedua Korea."

Dia juga menyebut kebijakan tersebut sebagai "langkah nyata" untuk mengurangi dampak kebisingan yang selama ini dirasakan warga di wilayah perbatasan.

Di bawah pemerintahan sebelumnya, Presiden Yoon Suk Yeol kembali mengaktifkan siaran pengeras suara yang telah dihentikan selama enam tahun, untuk menunjukkan sikap tegasnya terhadap Korut.

Namun, pemerintahan Lee kini mengambil pendekatan berbeda. Awal pekan ini, Kementerian Unifikasi Korsel, yang menangani urusan antar-Korea, menyatakan penyesalan mereka atas aksi sekelompok kerabat korban penculikan yang kembali menyebarkan selebaran anti-Korut. Ant/Yonhap

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.