Warisan Emas Indonesia Terancam Hilang! Sejarawan Desak Lindungi Tembakau Deli!

Selasa, 10 Jun 2025, 08:14 WIB

MEDAN – Tembakau Deli menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah dan budaya Sumatera Utara, terutama di Kesultanan Deli. Perkebunan Tembakau Deli berperan dalam perkembangan Kota Medan dan Sumatera Utara, termasuk pembangunan infrastruktur, pertumbuhan penduduk, dan munculnya kota- kota baru.

Perkebunan Tembakau Deli menjadi simbol kejayaan ekonomi kolonial Belanda di masa lalu dan membawa nama harum Indonesia di dunia perdagangan internasional. Kesuksesan Tembakau Deli memberikan inspirasi bagi upaya pengembangan pertanian berkualitas tinggi dan memberikan dampak positif yang luas.

Ket. Foto: Sejumlah mahasiswa Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Unimed melihat proses pengeringan daun tembakau Deli di Kebun Helvetia, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. — Sumber: ANTARA/HO-Unimed

Sejarawan Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Dr Phil Ichwan Azhari MS meminta kepada pihak terkait agar mempertahankan tembakau Deli menjadi warisan sejarah di Sumatera.

"Tembakau Deli harus terus dipertahankan sebagai warisan sejarah," ujar Ichwan yang juga Guru Besar Ilmu Sejarah Unimed di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (9/6).

Menurut dia, tembakau Deli di Kebun Helvetia, Deli Serdang ini telah menjadi bahan kajian mahasiswa Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Unimed.

Para mahasiswa sejarah Unimed diajak melakukan kajian tentang tembakau Deli sebagai bagian dari kuliah lapangan mereka.

"Apalagi mereka adalah generasi 2000-an semuanya baru kali ini melihat langsung kebun dan proses penanaman tembakau Deli. Tentu pembelajaran yang sangat berharga bagi mereka," ucap Ichwan.

Ia sangat mengapresiasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 1 yang membuka pintu bagi Unimed untuk melakukan kuliah lapangan kali ini.

"Ke depan mungkin akan muncul gagasan kerja sama lain, seperti membuat ajang tembakau Deli yang berpusat di sekitar Kebun Helvetia," ujarnya.

Data PTPN 1 Regional 1 Kebun Helvetia Deli Serdang menargetkan, pada 2025 memproduksi sekitar 14 ton daun tembakau kering di areal tanaman tembakau Deli seluas 20 hektare.

"Kawasan ini bisa menjadi objek wisata agro sekaligus sejarah tentang tembakau Deli khususnya," tutur Ichwan.

Manager Unit Tanaman Tembakau Hendri Hutabarat dan pejabat terkait menerima sekitar 50 mahasiswa Jurusan Sejarah FIS Unimed melakukan kunjungan ke kebun tembakau Deli di Kebun Helvetia.

Ia menjelaskan tentang bagaimana proses penanam tembakau Deli mulai penyiapan lahan, penanaman hingga panen daun tembakau kualitas ekspor tersebut.?

"Tembakau Deli ini merupakan tanaman tropis yang istimewa sejak dikembangkan era kolonial pada 1863. Saat ini PTPN 1 Regional 1 yang dahulu dikenal PTPN 2 adalah pewaris tanaman bergengsi di pasar internasional," kata Hendri.?

Meskipun tidak seluas di masa jayanya, kata dia, PTPN 1 Regional 1 mencoba membudidayakan tembakau tidak hanya sebatas memproduksi daun tembakau, namun juga melakukan hilirisasi diolah menjadi cerutu.?

 Pada musim tanam 2025, PTPN 1 Regional 1 Kebun Helvetia menanam tembakau Deli di areal 20 hektare yang dibagi dalam dua tahap.

 Tahap pertama, seluas 10 hektare sudah selesai dipanen dan saat ini memasuki masa fermentasi di gudang sortasi Desa Tandem, Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Sementara tahap kedua seluas 10 hektare sudah berusia 25 hari mulai dipanen sekitar dua pekan ke depan," ujar Hendri.?

  • Tembakau Deli

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.