130 Orang Masih Dicari dalam Kecelakaan Virgo Transport 8

Senin, 14 Sep 2026, 00:45 WIB

Banjarmasin - Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin memerintahkan rumah sakit dan fasilitas kesehatan di daerah itu memprioritaskan layanan medis bagi korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang berhasil dievakuasi dari perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9).

Muhidin memastikan setiap korban yang dievakuasi segera memperoleh pelayanan medis dan penanganan kedaruratan tanpa terkendala persoalan administratif maupun proses rujukan antarfasilitas kesehatan.

Ket. Foto: Petugas kesehatan memberikan pertolongan kepada seorang korban selamat dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 setelah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9). — Sumber: Antara

“Jangan sampai ada korban yang terlambat mendapatkan pertolongan karena persoalan administratif. Dalam keadaan darurat, keselamatan manusia adalah yang utama,” kata Muhidin di Banjarmasin.

Ia mengatakan kesiapan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap operasi pencarian, pertolongan, dan penyelamatan yang dipimpin Basarnas bersama TNI, Polri, KSOP, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya.

“Saat ini, prioritas kita adalah pencarian, pertolongan, dan penyelamatan seluruh korban. Saya telah meminta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan dukungan penuh kepada operasi SAR bersama seluruh unsur yang terlibat,” ujarnya.

Muhidin juga meminta keluarga korban memperoleh informasi yang jelas, cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan selama proses pencarian dan penanganan berlangsung. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi, foto, video, atau kabar mengenai korban yang belum terverifikasi.

“Kami ingin memastikan keluarga korban mendapatkan informasi yang jelas dan bertanggung jawab. Pemerintah akan terus hadir dan berkoordinasi dengan seluruh pihak,” katanya.

Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta mendoakan penumpang dan awak kapal yang masih dalam pencarian agar segera ditemukan dalam keadaan selamat. Muhidin juga mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada tim SAR yang masih bekerja di lapangan.

Ia meminta masyarakat dan seluruh pihak tidak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan dan menyerahkan proses investigasi kepada pihak berwenang berdasarkan fakta serta ketentuan yang berlaku.

Setelah proses pencarian dan penyelamatan selesai, Muhidin menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan transportasi laut. Menurut dia, keselamatan pelayaran tidak hanya menyangkut persoalan teknis, tetapi berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia.

“Setiap penumpang bukan sekadar angka dalam manifest. Di belakang setiap nama ada keluarga yang menunggu. Ada orang tua, anak, suami, istri, saudara, dan orang-orang yang mencintainya,” tuturnya.

Muhidin meminta seluruh jajaran Pemprov Kalsel terus memberikan dukungan bersama seluruh unsur terkait hingga penanganan musibah Kapal Virgo Transport 8 selesai, termasuk memastikan bantuan kepada korban dan keluarga berjalan sesuai kebutuhan.

Kapal Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Basarnas kemudian memperkuat operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan unsur udara dan kapal SAR gabungan di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Basarnas mengonfirmasi tim SAR gabungan telah mengevakuasi 113 penumpang yang terdiri atas 107 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Sebanyak 15 armada laut dan udara dikerahkan untuk memaksimalkan pencarian, terdiri atas 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat.

Operasi Pencarian

Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Selatan juga mengerahkan tiga kapal untuk membantu pencarian korban.

“Tim kapal patroli menyisir di sekitar titik koordinat hilangnya kapal,” kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid di Banjarmasin, Minggu.

Tiga kapal yang dikerahkan yakni KP XIII-3001, KP XIII-2004, dan KP XIII-1008. Selain itu, Korpolairud Baharkam Polri turut membantu operasi pencarian.

“Semua unsur Polri di perairan bergerak dengan mengerahkan kapal patroli bersama dengan tim SAR gabungan yang dikoordinir Basarnas,” jelas Khamid.

Polda Kalsel juga terus berkoordinasi dengan Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas, dan KSOP Kelas I Banjarmasin untuk mengatur arus lalu lintas pelayaran di sekitar lokasi kejadian.

“Fokus tim saat ini tentunya operasi pencarian dan pertolongan,” tambahnya.

Hingga Minggu malam, sebanyak 69 penumpang selamat telah dibawa kapal MV Haida dan tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Sementara korban selamat lainnya, termasuk korban meninggal dunia, masih dalam perjalanan menggunakan sejumlah kapal.

  • Kapal Virgo

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.