Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketua DPRD Minta Gubernur NTB Panggil Pansel BUMD

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 21:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketua DPRD Minta Gubernur NTB Panggil Pansel BUMD Doc: ANTARA
Ket. Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Baiq Isvie Rupaeda.

MATARAM – Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Isvie Rupaeda, meminta Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memanggil tim panitia seleksi (pansel) untuk menyikapi kisruh terkait desakan membatalkan rekomendasi tujuh nama calon direksi BUMD Bank NTB Syariah.

"Baiknya, untuk meredakan kegaduhan, Pak Gubernur harus secepatnya memanggil seluruh anggota pansel. Ini karena enggak baik, jika di internal pansel sampai keluar adanya perbedaan pendapat atas hasilnya," ujar Isvie, di Mataram, Selasa (10/6).

Selaku pemegang saham pengendali, sebaiknya Gubernur NTB mendengarkan aspirasi publik. Terlebih, salah satu anggota Tim Pansel Direksi Bank NTB Syariah Prof Zainal Asikin juga telah memberikan dissenting opinion (pendapat berbeda) perihal seleksi calon direksi Bank NTB Syariah.

Menurut Isvie, kerja Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) selaku mitra pansel yang bertugas membantu pansel dalam melakukan seleksi administrasi dan assessment yang mendalam terhadap para calon direksi yang mendaftar, juga harus dibuka ke publik hasilnya. Sebab, Bank NTB Syariah merupakan BUMD yang modalnya berasal dari kekayaan daerah yang dipisahkan.

"Jadi, wajar setiap hasil kerja yang sudah dilakukan, harus dibuka ke publik. Ini bagian dari transparansi penggunaan uang daerah yang mesti dipertanggungjawabkan satu rupiah di dalamnya," kata anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Lombok Timur ini pula.

Ia menambahkan Bank NTB Syariah merupakan bank kebanggaan warga NTB, tentunya dalam proses seleksi harus ada perlakuan yang berbeda pada putra-putri terbaik NTB yang bisa masuk dalam manajemennya.

Hal ini, agar jalannya Bank NTB dapat memberikan manfaat pada masyarakat NTB. Mengingat, ada putra daerah yang tahu kondisi daerahnya.

Isvie mencontohkan, saat rekrutmen Bank Jatim, Bank DKI hingga Bank Jabar-Banten (BJB), juga banyak putra daerah yang memiliki kompetensi, integritas dan profesionalisme bisa masuk di dalamnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Harapan saya, saat perekrutan kali ini, pansel juga mengedepankan dan mengadopsi cara-cara bank daerah di wilayah lain yang juga memberikan kesempatan seluas-luasnya pada warganya yang memenuhi kriteria yang dipersyaratkan," katanya lagi.

Isvie berharap agar Gubernur NTB juga mendengarkan masukan dan aspirasi publik, sehingga proses seleksi calon direksi dan komisaris Bank NTB Syariah, dapat dengan benar-benar memperoleh hasil yang benar-benar kredibel sesuai harapan Gubernur dan masyarakat NTB.

"Silakan pansel bekerja secara profesional. Tapi sampaikan juga secara terbuka setiap hasilnya. Intinya, jangan ada yang ditutupi, bila perlu beri nilai khusus pada putra-putri terbaik yang memenuhi persyaratan sebagai calon komisaris dan direksi ke depannya," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPRD Kota Semarang Dukung MPLS Ramah Memperkuat Karakter

43 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
DPRD Kota Semarang Dukung M...

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.