Car Free Night Siap Digelar! Kudus Punya Jurus Baru Bikin UMKM Cuan
Minggu, 08 Jun 2025, 19:14 WIBKUDUS - Dengan mengurangi jumlah kendaraan di jalan, polusi udara dan suara dapat berkurang, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Hari Bebas Kendaraan berfungsi sebagai platform edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan yang bersih dan keberlanjutan.
Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, merencanakan program "car free night" atau malam hari tanpa kendaraan bermotor di kawasan Alun-alun Kudus untuk memberikan kesempatan masyarakat menikmati malam hari tanpa polusi udara dari asap knalpot serta mendongkrak perekonomian masyarakat.
"Kami masih menunggu komitmen para pedagang, apakah mereka siap memenuhi unsur kebersihan, keamanan, ketertiban, serta menjaga lingkungan Alun-alun Kudus tetap bersih," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di Kudus, Minggu (8/6).
Jika semua unsur tersebut mampu dipenuhi para pedagang, kata dia, Pemkab Kudus segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menggelar "car free night".
Selain setiap akhir pekan ada "car free day", selain menjadi ajang refreshing, berolahraga, berkumpul, dan menikmati suasana tanpa asap kendaraan bermotor, juga menjadi ajang promosi produk UMKM guna mendongkrak perekonomian masyarakat.
Program malam tanpa kendaraan bermotor, kata dia, juga bisa digelar saat hari libur maupun hari-hari tertentu dengan catatan mampu memenuhi komitmen menjaga kebersihan dan lain-lainnya.
Untuk membiasakan para pedagang di Kabupaten Kudus menjaga kebersihan dan higienitas produk yang dijual, Pemkab Kudus juga rutin mengkampanyekan pemakaian celemek kepada para pedagang kaki lima (PKL) serta membiasakan diri menjaga kebersihan dan memakai sarung tangan.
Sementara upaya menjaga lingkungan tetap bersih, para pedagang dan masyarakat juga diminta untuk mengurangi sampah plastik dan penggunaan plastik dengan menerapkan cara membawa tas belanja sendiri, membawa botol minum, menghindari sedotan plastik, dan menggunakan wadah makan yang dapat digunakan kembali.
Koordinator PKL Car Free Day Kudus Yanuar Hilmi menyambut positif ajakan Bupati Kudus agar pedagang menjaga kebersihan dan mengurangi sampah plastik.
"Pedagang juga sudah ada yang dibantu celemek, sebagai bagian dari membiasakan diri menjaga kebersihan, termasuk dari sisi penampilan juga harus terlihat bersih dan rapi, selain juga menjaga higienitas produk makanan dan minuman yang dijajakan," ujarnya.
Ia mencatat total pedagang di "Car Free Day" berkisar 585 pedagang hingga 600 pedagang, karena silih berganti. Terkadang ada pedagang yang berhenti berjualan dan digantikan orang lain.
Bahkan, kata dia, saat ini banyak yang masuk dalam daftar antrean untuk bisa berjualan di acara "Car Free Day", namun kesempatan diberikan ketika ada pedagang yang keluar dan tidak berjualan lagi.
Lokasi berjualan pada PKL, mulai dari kawasan Simpang 7 Kudus, Jalan A Yani, Jalan Ramelan, hingga gang 4 Kudus.
Selain rutin mengingatkan para pedagang untuk menjaga kebersihan, dalam perayaan HUT Kudus juga digelar lomba hias lapak jualan serta memakai celemek, berkaos tangan, serta kebersihan tempat jualan dengan mengelola sampah dengan baik.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hasil Liga Italia: Juventus Kalahkan Napoli 3-0
-
Rapat Koordinasi DPR RI dan Pemerintah: Mempercepat Dana Tanggap Darurat untuk Pemulihan Pascabencana
-
Nelayan yang Hilang di Pantai Selatan Ditemukan Meninggal
-
Prajurit TNI Diingatkan Menhan untuk Dekat dan Harmonis dengan Rakyat
-
Mentrans Jamin Bantu Penuhi SHM Warga Transmigran Selaparang
-
Jadwal Final Piala Liga Inggris, Arsenal Siap Pecundangi City
-
Penyelenggaraan Festival Toleransi dan Budaya 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.