Pemkab Temanggung: Gunakan Wadah Ramah Lingkungan untuk Daging Kurban
📅 Rabu, 04 Jun 2025, 11:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah, mengimbau masyarakat menerapkan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah dengan pola tanpa sampah plastik guna mendukung terhadap program Indonesia bebas sampah serta Temanggung bersih dan sehat.
Bupati Temanggung, Agus Setyawan, di Temanggung, Rabu (04/6), mengimbau pada Hari Raya Idul Adha tanpa sampah plastik yang ditujukan bagi seluruh elemen warga, baik di tingkat kecamatan, desa/kelurahan, sekolah, takmir masjid, hingga panitia penyembelihan dan penyaluran hewan kurban.
Menurut dia, implementasi dari program tersebut antara lain tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai saat pembagian hewan kurban, mengganti kantong plastik dengan menggunakan wadah alternatif ramah lingkungan.
Kemudian menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah yang terpilah di lokasi penyembelihan hewan kurban maupun tempat pelaksanaan ibadah, hingga tidak membuang limbah ke sungai dengan anjuran membuat lubang penimbunan tanah.
"Khusus untuk wadah alternatif pengganti kantong plastik bisa menggunakan besek, keranjang bambu, brongsong, daun pisang, daun jati, atau wadah lain yang bisa digunakan kembali setelahnya," kata Agus Setyawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyampaikan upaya serta langkah nyata mengurangi jumlah sampah harus dapat dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh kalangan masyarakat, karena sampah telah menjadi problem serius pada banyak lokasi yang mengancam kelestarian lingkungan.
Terlebih sampah berbahan plastik yang membutuhkan waktu sangat lama untuk proses penguraian. Dengan menjaga kelestarian alam dan lingkungan, kata dia, sama artinya telah ikut menjaga kelangsungan hayati bagi para generasi penerus pada masa mendatang.
"Bantu kami dalam upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan alam demi membantu menyelamatkan masa depan generasi penerus kelak," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program inovatif berbasis dukungan terhadap upaya pelestarian alam tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
"Upaya yang sangat positif saya rasa. Di tengah masalah terus menumpuk volume sampah, alangkah bijaknya kita sendiri memulai pola hidup bersih dan sehat demi kelestarian alam secara berkelanjutan," kata Istiyanah, seorang warga di Kecamatan Tlogomulyo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!