Wali Kota Banjarmasin: Jangan Buang Limbah Kurban ke Sungai
📅 Selasa, 03 Jun 2025, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Muhammad Yamin HR, mengingatkan masyarakat agar tidak membuang limbah hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1446 H atau 2025 M ke sungai.
"Kita akan melakukan pengawasan terkait sisa-sisa limbah pembuangan daging kurban yang dibuang secara sembrono ke sungai dan dapat mencemari lingkungan," ujarnya di Banjarmasin, Selasa (03/6).
Menurut dia, masalah ini juga menjadi topik pembahasan pada rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin mengenai antisipasi dan mitigasi jelang perayaan Idul Adha 1446 H di Aula Kodim 1007/Banjarmasin.
"Sebelumnya terjadi itu harus kita antisipasi bersama," ujarnya.
Yamin menginstruksikan seluruh jajarannya di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar berkolaborasi masif mensosialisasikan hal tersebut kepada panitia atau juru sembelih hewan yang bertugas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan upaya ini, diharapkan masyarakat bisa mengerti akan pentingnya mengelola dengan baik limbah dari pelaksanaan penyembelihan hewan kurban agar tidak mencemari lingkungan.
Sebab, ungkap Yamin, akan ada lebih 1.000 ekor hewan kurban di sembelih pada Hari Raya Idul Adha ini, sebagaimana setiap tahunnya.
Bisa dibayangkan, jika limbah, khususnya pembersihan perut hewan kurban langsung di sungai, akan menjadi pencemaran cukup parah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Yamin juga mengingatkan, selain masalah limbah cair dari pelaksanaan kurban itu, juga terkait sampah kantong plastik pembungkus daging kurban.
"Kalau bisa jangan menggunakan kantong plastik, tapi menggunakan wadah yang mudah terurai, seperti bakul (wadah anyaman dari buluh)," ucapnya.
Karena harus disadari bersama, ucap Yamin, kota ini sedang kondisi darurat sampah akibat ditutupnya Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI sejak 1 Februari 2025.
"Jadi semaksimal mungkin kita upayakan bersama agar pada perayaan Idul Adha ini tidak banyak memproduksi sampah," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!