Piala Dunia Antarklub FIFA 2025: Pertaruhan Miliaran Dolar di Tengah Sorotan Tajam
Selasa, 03 Jun 2025, 17:20 WIBJAKARTA - FIFA bersiap meluncurkan revolusi besar dalam dunia sepak bola klub dengan edisi perdana Piala Dunia Antarklub yang diperluas, dimulai 15 Juni 2025 di Amerika Serikat. Turnamen yang kini melibatkan 32 klub dari seluruh dunia ini diharapkan menjadi etalase spektakuler menuju Piala Dunia 2026, namun sejak awal sudah dibayangi berbagai kontroversi dan pertanyaan soal antusiasme publik.
Pertandingan pembuka antara Inter Miamiâyang diperkuat Lionel Messiâmelawan Al Ahly Mesir akan digelar di Stadion Hard Rock, Miami. Namun hingga beberapa hari jelang laga, situs FIFA menunjukkan ribuan tiket masih tersedia, termasuk untuk partai final pada 13 Juli di Stadion MetLife, New Jersey.
Partisipasi Inter Miami sendiri menuai kritik. Klub milik David Beckham ini lolos ke turnamen meski tersingkir di babak pertama playoff MLS. Banyak pihak menilai keputusan FIFA memasukkan Inter Miami semata demi memastikan Messi tampil dalam event perdana ini, mencerminkan kriteria kualifikasi yang tidak transparan.
Tak hanya itu, tim-tim besar seperti Liverpool, Barcelona, dan Napoli absen, meski baru saja menjuarai liga-liga top Eropa. Sebaliknya, klub seperti Los Angeles FC lolos menggantikan Club Leon, yang dikeluarkan karena kepemilikan ganda dalam satu grup usahaâlagi-lagi menyoroti problem integritas seleksi.
FIFA menandatangani kesepakatan hak siar senilai $1 miliar dengan DAZN, dengan total pendapatan yang diharapkan mencapai $2 miliar. Hadiah turnamen mencapai $1 miliar, dan klub juara bisa membawa pulang hingga $125 juta, jauh melampaui penghasilan klub seperti PSG dari Liga Champions.
Namun, skema finansial megah ini tidak mampu membungkam kekhawatiran. FIFPro, serikat pemain dunia, menggugat FIFA atas dampak jadwal turnamen terhadap kesejahteraan pemain. Turnamen ini digelar segera setelah musim Eropa berakhir, mempersempit waktu pemulihan dan meningkatkan risiko cedera.
Isu lapangan juga menjadi perhatian besar setelah Copa America lalu diwarnai kritik terhadap kondisi buruk stadion NFL yang digunakan. FIFA telah memberi jaminan bahwa semua pertandingan kali ini akan dimainkan di atas rumput alami dan menggunakan dimensi standar 105 x 68 meter.
Turnamen dibagi menjadi 8 grup berisi 4 tim, dengan beberapa klub elite siap bersaing, seperti:
-
Real Madrid: 6 gelar Liga Champions dalam 12 musim terakhir
-
Manchester City: Juara Eropa dan Inggris 2023
-
Bayern Munich: Kekuatan abadi Jerman
-
Paris Saint-Germain: Baru saja menang telak 5-0 atas Inter Milan di final Liga Champions
PSG tergabung dalam Grup B neraka bersama:
-
Botafogo (Brasil, juara Amerika Selatan)
-
Seattle Sounders (juara CONCACAF 2024)
-
Atletico Madrid (Spanyol)
Terlepas dari nama-nama besar dan iming-iming uang tunai, turnamen ini adalah eksperimen besar FIFA. Ia berfungsi sebagai gladi bersih logistik Piala Dunia 2026, sekaligus ujian minat pasar Amerika terhadap sepak bola. Kegagalan menarik penonton, menciptakan atmosfer kompetitif, atau menjamin kesejahteraan pemain bisa menjadi bumerang bagi proyek ambisius FIFA.
Dengan banyak kursi kosong dan sorotan tajam terhadap regulasi, FIFA tampaknya sedang menari di garis tipis antara inovasi dan eksploitasi. Keberhasilan atau kegagalan Piala Dunia Antarklub 2025 akan menjadi tolok ukur masa depan sepak bola global dalam era industrialisasi dan komersialisasi ekstrem.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Lanud Sjamsudin Noor Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Bazar Murah untuk Warga Banua
-
Piala Dunia 2026 Segera Dimulai, FIFA Hadapi Gelombang Kritik di Tengah Euforia Sepak Bola
-
Lawan Penuaan Organ Melalui Metode Pemrograman Ulang Sel
-
BPBD: Logistik untuk Warga Terdampak Gempa Tiba di Larantuka
-
Polri Hadirkan Laporan Polisi Online lewat “Super App”
-
FIFA Tingkatkan Hadiah Piala Dunia 2026 hingga 15 Persen
-
Belanja Bijak, Jangan Panik! Bulog Jamin Minyakita Stabil, Nggak Langka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.