Alcaraz, Swiatek, dan Sabalenka Berburu Tiket Semifinal Prancis Open

Selasa, 03 Jun 2025, 10:15 WIB

PARIS – Carlos Alcaraz diprediksi bakal menghadapi laga sulit saat bertemu Tommy Paul di perempat final Prancis Open 2025, Selasa (3/6) malam waktu setempat. Di sektor putri, Iga Swiatek dan Aryna Sabalenka sama-sama membidik tempat di semifinal yang bisa mempertemukan keduanya dalam duel sengit.

Alcaraz, juara bertahan tunggal putra, kembali tampil di delapan besar Roland Garros untuk keempat kalinya secara beruntun. Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu berambisi menjadi petenis pria ketiga di abad ke-21 yang berhasil mempertahankan gelar di Paris, mengikuti jejak Gustavo Kuerten dan Rafael Nadal.

Ket. Foto: Juara bertahan Prancis Open, Carlos Alcaraz. — Sumber: AFP

Namun, performa Alcaraz belum sepenuhnya meyakinkan. Ia kehilangan satu set dalam tiga laga terakhir. Usai menyingkirkan Ben Shelton di babak 16 besar, Alcaraz mengaku harus “bertarung dengan dirinya sendiri secara mental.”

Menghadapi Tommy Paul, Alcaraz membawa rekor pertemuan unggul 4-2. Salah satu kemenangannya terjadi di Olimpiade Paris tahun lalu, saat mengalahkan Paul di perempat final dan meraih medali perak.

“Setiap pertandingan lawan Paul selalu ketat. Level permainannya tinggi dan dia sedang percaya diri. Kami selalu saling mendorong permainan ke level tertinggi,” kata Alcaraz.

Jika berhasil mengatasi Paul, Alcaraz akan menghadapi pemenang laga Lorenzo Musetti vs Frances Tiafoe di semifinal. Musetti tampil impresif di musim tanah liat, sementara Tiafoe belum kehilangan satu set pun di Roland Garros tahun ini.

“Saat saya bermain lepas dan menikmati pertandingan, saya merasa tidak ada batas untuk saya,” ucap Tiafoe, semifinalis US Open dua kali.

Iga Swiatek datang ke Paris dengan keraguan besar menyusul paceklik gelar yang panjang. Namun, petenis Polandia itu menunjukkan mental juara saat membalikkan keadaan dan mengalahkan Elena Rybakina yang sempat unggul satu set dan satu break.

“Itu kemenangan yang saya butuhkan untuk membuktikan bahwa saya bisa bertarung di bawah tekanan,” ujar Swiatek, yang kini mencatat 25 kemenangan beruntun di Roland Garros.

Di perempat final, Swiatek akan menghadapi Elina Svitolina, yang tampil heroik saat menyelamatkan tiga match point melawan Jasmine Paolini. Svitolina, unggulan ke-13, lolos ke perempat final kelima sepanjang kariernya di Paris.

Meski belum pernah ke semifinal, petenis Ukraina itu berharap bisa menyamai pencapaian suaminya, Gael Monfils, yang menembus semifinal Roland Garros pada tahun 2008.

“Saya selalu menikmati bermain di sini. Dukungan penonton Prancis luar biasa. Mereka memberi saya energi tambahan,” kata Svitolina.

Sementara itu, Aryna Sabalenka membawa misi balas dendam saat berjumpa Zheng Qinwen. Petenis nomor satu dunia itu kalah dari Zheng di Roma, kekalahan pertamanya dari petenis Tiongkok tersebut dalam tujuh pertemuan.

“Saya sangat menantikan laga ini. Saya ingin membalas kekalahan itu,” ujar Sabalenka, yang merasa lebih siap menembus batas di tanah liat tahun ini. “Saya berkembang banyak selama setahun terakhir. Sekarang saya lebih percaya diri di lapangan tanah liat.”

Jika sama-sama menang, Swiatek dan Sabalenka akan berhadapan di semifinal yang diprediksi menjadi laga paling panas di sektor putri Prancis Open tahun ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.