Chelsea vs AC Milan: Duel Dua Pelatih Baru di Jakarta, Momen Kebangkitan The Blues atau Rossoneri?

Jumat, 07 Agu 2026, 09:42 WIB

JAKARTA – Ribuan pencinta sepak bola di Indonesia akan disuguhi pertandingan pramusim bergengsi saat Chelsea menghadapi AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (8/8). Laga ini bukan sekadar uji coba, melainkan menjadi ajang pembuktian bagi dua klub besar Eropa yang sama-sama memasuki era baru di bawah pelatih baru.

Chelsea datang ke Jakarta dengan modal kurang meyakinkan setelah menelan dua kekalahan beruntun dalam tur pramusim Asia. Sebaliknya, AC Milan mulai menunjukkan perkembangan meski belum meraih kemenangan di bawah pelatih Ruben Amorim.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Chelsea vs AC Milan. — Sumber: Istimewa

Perjalanan awal Xabi Alonso sebagai manajer Chelsea belum berjalan mulus. Setelah membuka pramusim dengan kemenangan dramatis 6-4 atas Western Sydney Wanderers, lini belakang The Blues justru menjadi sorotan karena terlalu mudah kebobolan.

Masalah tersebut kembali terlihat ketika Chelsea kalah 1-2 dari Tottenham Hotspur, meski bermain dengan keunggulan jumlah pemain hampir sepanjang babak kedua setelah Kevin Danso mendapat kartu merah.

Kekalahan kembali menghampiri saat menghadapi Juventus di Hong Kong. Gol indah Edon Zhegrova pada menit ke-68 memastikan Chelsea menyerah 0-1, sekaligus menjadi kekalahan kedua secara beruntun.

Hasil tersebut membuat sebagian suporter mulai mempertanyakan kesiapan tim menghadapi musim baru. Apalagi, Liga Primer Inggris tinggal menghitung hari, dengan Chelsea dijadwalkan membuka kompetisi menghadapi Fulham di Craven Cottage pada 24 Agustus.

Laga melawan Milan menjadi kesempatan penting bagi Alonso untuk mengembalikan kepercayaan diri tim sebelum menutup pramusim.

Meski sedang berada dalam tren negatif, Chelsea memiliki catatan yang sangat baik saat menghadapi AC Milan. Pada pertemuan pramusim musim lalu, klub asal London itu menang telak 4-1, dengan Liam Delap mencetak dua gol pada babak kedua.

Kemenangan tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Chelsea atas Rossoneri menjadi lima pertandingan.

Secara keseluruhan, The Blues juga mendominasi statistik pertemuan dengan delapan kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan dari 13 laga melawan Milan.

Di kubu AC Milan, Ruben Amorim juga masih mencari komposisi ideal. Pelatih asal Portugal itu menggantikan Massimiliano Allegri, yang gagal memenuhi ekspektasi pada periode keduanya setelah Milan hanya finis di posisi kelima Serie A.

Dalam dua laga awal pramusim, Milan bermain imbang 2-2 melawan Celtic dan 1-1 menghadapi rival sekota Inter Milan.

Saat melawan Inter, Milan kembali menunjukkan karakter pantang menyerah setelah tertinggal lebih dulu sebelum Christopher Nkunku menyamakan kedudukan lewat penalti pada menit-menit akhir.

Hasil tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Rossoneri dalam Derby della Madonnina menjadi delapan pertandingan.

Meski demikian, Amorim menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mengembalikan Milan ke papan atas sepak bola Italia dan Eropa.

Pertandingan melawan Chelsea juga menjadi peluang bagi Milan untuk memperbaiki catatan buruk menghadapi klub-klub Inggris.

Sejak Maret 2012, Rossoneri hanya mampu meraih dua kemenangan dari 14 pertemuan melawan tim-tim Liga Primer Inggris, dengan rincian tiga hasil imbang dan sembilan kekalahan.

Setelah Chelsea, Milan masih akan menghadapi Manchester United, yang juga memiliki nilai emosional tersendiri bagi Amorim mengingat kiprahnya di Old Trafford sebelumnya.

Kabar Tim

Chelsea diperkirakan kembali memainkan beberapa pemain utama. Penyerang anyar Danny Welbeck yang menjalani debut melawan Juventus kemungkinan kembali tampil, meski belum tentu menjadi starter.

Sementara itu, Cole Palmer dan Levi Colwill berpeluang kembali setelah absen pada laga sebelumnya akibat masalah kebugaran ringan.

Chelsea masih belum diperkuat sejumlah pemain yang baru menyelesaikan tugas di Piala Dunia 2026, yakni Enzo Fernandez, Maxence Lacroix, Malo Gusto, Morgan Rogers, dan kapten Reece James.

Di bawah mistar gawang, persaingan antara Robert Sanchez dan Mike Penders masih berlangsung sengit. Penyerang Mykhailo Mudryk juga diperkirakan kembali mendapat menit bermain setelah menjalani comeback usai menjalani sanksi larangan bertanding karena kasus doping.

Di kubu Milan, pertandingan ini menjadi laga emosional bagi Christopher Nkunku, yang akan menghadapi mantan klubnya untuk pertama kali sejak meninggalkan Stamford Bridge.

Dua mantan pemain Chelsea lainnya, Fikayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek, juga diprediksi tampil. Sementara Christian Pulisic dipastikan absen akibat cedera paha, sedangkan bek anyar Mario Gila masih menjalani pemulihan cedera.

Pelatih Amorim kemungkinan memberi kesempatan tampil sejak awal kepada Rafael Leao, Luka Modric, dan striker baru Goncalo Ramos, meski ketiganya baru kembali bergabung setelah Piala Dunia.

Chelsea masih berusaha menemukan keseimbangan permainan di bawah Xabi Alonso, terutama di lini pertahanan yang kerap melakukan kesalahan sendiri. Di sisi lain, AC Milan mulai memperlihatkan organisasi permainan yang lebih baik meski efektivitas di depan gawang masih menjadi persoalan.

Dengan kualitas individu yang dimiliki kedua tim, laga diprediksi berlangsung terbuka dan menarik. Chelsea memiliki rekor pertemuan yang lebih baik, tetapi Milan datang dengan kepercayaan diri setelah mampu menahan Inter.

Prediksi Susunan Pemain

Chelsea (4-2-3-1):

Penders; Palestra, Colwill, Acheampong, Palestra; Caicedo, Lavia; Estevao, Palmer, Gittens; Joao Pedro.

AC Milan (3-4-2-1):

Torriani; Terracciano, Gabbia, Tomori; Saelemaekers, Fofana, Jashari, Estupinan; Chukwueze, Nkunku; Goncalo Ramos.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.