- Home
-
- Luar Negeri
-
- Cuaca Ekstrem, Kamboja Kel...
Cuaca Ekstrem, Kamboja Keluarkan Peringatan Perjalanan Laut, Dampak 3 Siklon Mengintai
Jumat, 07 Agu 2026, 08:56 WIBPHNOM PENH - Pemerintah Kamboja mengeluarkan peringatan cuaca yang mengimbau pelaku perjalanan laut untuk menerapkan kewaspadaan tinggi dari 6 hingga 15 Agustus akibat dampak dari tiga siklon aktif.
Dalam sebuah pengumuman, Kamis (6/8) Kementerian Sumber Daya Air dan Meteorologi Kamboja menyatakan bahwa negaranya sedang mengalami dampak tidak langsung dari siklon Chan-hom (T2615), Kujira (T2614), dan Dolphin (T2613).
Meskipun Kamboja tidak berada langsung di jalur ketiga badai tersebut, kombinasi sistem ketiganya akan memicu peningkatan curah hujan dan angin kencang di seluruh provinsi dataran rendah dan dataran tinggi di seluruh negeri, ungkap pemberitahuan tersebut.
Wilayah pesisir diperkirakan akan menjadi yang paling terdampak oleh perubahan cuaca tersebut, imbuhnya.
"Provinsi-provinsi pesisir seperti Koh Kong, Preah Sihanouk, Kampot, dan Kep, termasuk pegunungan Bokor, berpotensi mengalami badai petir, angin kencang, dan hujan yang mencakup hingga 70 persen area tersebut," papar pemberitahuan itu.
Kondisi laut juga diperkirakan akan memburuk, dengan rata-rata ketinggian gelombang laut berada di kisaran 0,5 hingga 1,75 meter, menurut pemberitahuan itu.
Kementerian tersebut mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan kewaspadaan tinggi guna mencegah insiden kecelakaan.
"Berdasarkan prakiraan cuaca ini, warga diimbau untuk menerapkan kewaspadaan tinggi terhadap hujan lebat mendadak, petir, dan angin kencang, terutama bagi mereka yang sedang melakukan perjalanan darat atau laut," menurut pemberitahuan tersebut.
Selain itu, kementerian tersebut menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau pola cuaca dengan cermat dan memperbarui informasi secara tepat waktu jika terjadi perubahan kondisi.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif
-
Karhutla Indonesia Dapat Respons Negara Tetangga Lewat ASEAN, Kedaulatan RI Tetap Dihormati
-
Cegah Karhutla Makin Meluas, Tahura Dishut Kalsel Bentuk 18 Masyarakat Peduli Api
-
Yura Yunita Bikin Penonton Tegang! Terbang sebagai Mahadewi, Ternyata Naik Motor di Balik Panggung
-
Lebih dari 100 Orang Tewas Tertimbun Tambang Emas yang Longsor di Afrika Tengah
-
Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas
-
Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa BMKG Belum Bisa Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca Meski Karhutla Meluas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.