- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Tolak Tuduhan AS ...
Tiongkok Tolak Tuduhan AS Melanggar Kesepakatan Tarif
Senin, 02 Jun 2025, 09:31 WIBBEIJING - Tiongkok mengatakan "dengan tegas menolak" klaim Amerika Serikat bahwa mereka telah melanggar kesepakatan untuk menurunkan tarif yang melumpuhkan antara dua ekonomi terbesar dunia.
Beijing dan Washington bulan lalu sepakat untuk sementara waktu memangkas pungutan yang sangat tinggi terhadap satu sama lain selama 90 hari setelah pembicaraan antara pejabat tinggi di Jenewa.
Namun Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan Beijing "memperlambat kesepakatan", dalam komentarnya kepada "Fox News Sunday".
Beijing membalas pada hari Senin (2/6), dengan mengatakan bahwa Washington "telah membuat tuduhan palsu dan secara tidak masuk akal menuduh Tiongkok melanggar konsensus, yang sangat bertentangan dengan fakta".Â
"Tiongkok dengan tegas menolak tuduhan tidak masuk akal ini," kata kementerian perdagangannya dalam sebuah pernyataan.
Presiden AS Donald Trump mengatakan minggu lalu bahwa Tiongkok telah "sepenuhnya melanggar" kesepakatan tersebut, tanpa memberikan rincian.
Namun, Kementerian Perdagangan Beijing menyatakan pihaknya "telah bersikap tegas dalam melindungi hak dan kepentingannya, dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan konsensus".
Washington "telah berturut-turut memperkenalkan sejumlah tindakan pembatasan diskriminatif terhadap Tiongkok", katanya, dengan menyebutkan kontrol ekspor pada chip kecerdasan buatan dan pencabutan visa pelajar Tiongkok di Amerika Serikat.
"Kami mendesak AS untuk menemui Tiongkok di tengah jalan, segera mengoreksi tindakan salahnya, dan bersama-sama menegakkan konsensus dari perundingan perdagangan Jenewa," kata kementerian tersebut.
Jika tidak, "Tiongkok akan terus mengambil tindakan tegas untuk menegakkan hak dan kepentingan sahnya," tambahnya.
- Kebijakan Tarif AS
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Dunia Internasional Waswas, Trump Perintahkan AS Keluar dari Puluhan Organisasi Internasional, PBB hingga Lembaga Iklim Ditinggalkan
-
Satpol PP Depok Kembali “Bersih-Bersih”! 59 PKL dan Bangunan Liar Ditertibkan
-
Tarif Nol Persen untuk Ribuan Produk, Ekspor Indonesia ke AS Diproyeksi Naik
-
Koperasi Desa Merah Putih Tancap Gas! Ratusan Pengurus Dikader di Bandung untuk Revolusi Ekonomi Desa
-
Trump Ancam Menaikan Tarif pada India atas Pembelian Minyak Russia
-
Rakyat Ekuador Menolak Kembalinya Pangkalan Militer AS di Negaranya
-
Ormas jadi Mitra Strategis Pemkab Belitung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.