Tiongkok Tolak Tuduhan AS Melanggar Kesepakatan Tarif

Senin, 02 Jun 2025, 09:31 WIB

BEIJING - Tiongkok mengatakan "dengan tegas menolak" klaim Amerika Serikat bahwa mereka telah melanggar kesepakatan untuk menurunkan tarif yang melumpuhkan antara dua ekonomi terbesar dunia.

Beijing dan Washington bulan lalu sepakat untuk sementara waktu memangkas pungutan yang sangat tinggi terhadap satu sama lain selama 90 hari setelah pembicaraan antara pejabat tinggi di Jenewa.

Ket. Foto: Bendera AS dan Tiongkok terlihat pada hari pertemuan bilateral antara AS dan Tiongkok, di Jenewa, Swiss, pada 10 Mei 2025. — Sumber: AFP

Namun Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan Beijing "memperlambat kesepakatan", dalam komentarnya kepada "Fox News Sunday".

Beijing membalas pada hari Senin (2/6), dengan mengatakan bahwa Washington "telah membuat tuduhan palsu dan secara tidak masuk akal menuduh Tiongkok melanggar konsensus, yang sangat bertentangan dengan fakta". 

"Tiongkok dengan tegas menolak tuduhan tidak masuk akal ini," kata kementerian perdagangannya dalam sebuah pernyataan.

Presiden AS Donald Trump mengatakan minggu lalu bahwa Tiongkok telah "sepenuhnya melanggar" kesepakatan tersebut, tanpa memberikan rincian.

Namun, Kementerian Perdagangan Beijing menyatakan pihaknya "telah bersikap tegas dalam melindungi hak dan kepentingannya, dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan konsensus".

Washington "telah berturut-turut memperkenalkan sejumlah tindakan pembatasan diskriminatif terhadap Tiongkok", katanya, dengan menyebutkan kontrol ekspor pada chip kecerdasan buatan dan pencabutan visa pelajar Tiongkok di Amerika Serikat.

"Kami mendesak AS untuk menemui Tiongkok di tengah jalan, segera mengoreksi tindakan salahnya, dan bersama-sama menegakkan konsensus dari perundingan perdagangan Jenewa," kata kementerian tersebut.

Jika tidak, "Tiongkok akan terus mengambil tindakan tegas untuk menegakkan hak dan kepentingan sahnya," tambahnya.

  • Kebijakan Tarif AS

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

Berita Terbaru

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.