Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asean dan Tiongkok Siap Mengadopsi Panduan Tata Perilaku di LTS pada 2026

📅 Senin, 02 Jun 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Asean dan Tiongkok Siap Mengadopsi Panduan Tata Perilaku di LTS pada 2026 Doc: AFP/ROBERTO SCHMIDT
Ket. Menteri Pertahanan Vietnam Phan Van Giang

BANGKOK - Menteri Pertahanan Vietnam,Phan Van Giang mengatakan Panduan Tata Perilaku Laut Tiongkok Selatan yang telah dirundingkan selama lebih dari dua dekade antara negara-negara anggota Asean (Association of Southeast Asian Nations)  dan Tiongkok kemungkinan akan disahkan pada akhir 2025 atau awal 2026.

“Saya yakin kita akan mengadopsi Panduan Tata Perilaku untuk Laut Timur, atau yang dikenal juga sebagai Laut Tiongkok Selatan, pada akhir 2025 atau awal 2026,” kata Phan saat berbicara dalam forum Dialog Shangri-La ke-22 di Singapura, Sabtu (31/5).

Dikutip dari Antara, menurut Phan, setiap negara anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (Asean), baik yang memiliki garis pantai maupun yang tidak, perlu meninjau dan mempelajari rancangan panduan tata perilaku tersebut secara menyeluruh, kendati peninjauan itu membutuhkan waktu.

“Semakin banyak waktu yang diinvestasikan untuk mengkaji dan menyelaraskan dokumen seperti ini, maka hasilnya akan semakin efektif,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo pada April lalu juga menegaskan bahwa negara-negara Asean -- Thailand, Malaysia, Indonesia, Filipina, Brunei, Singapura, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar -- bersama Tiongkok telah memiliki komitmen politik untuk mengadopsi panduan tata perilaku tersebut sebelum 2026.

Phan menekankan bahwa keberadaan panduan tata perilaku itu akan mempermudah Asean dan Tiongkok dalam menyelesaikan perselisihan di Laut Tiongkok Selatan secara langsung dan damai.

“Kita perlu segera mengadopsi mekanisme ini karena akan jauh lebih efektif dalam meredam konflik dibandingkan dengan kondisi sekarang,” jelasnya, seraya menyebut bahwa panduan tata perilaku ini merupakan hasil konsensus bersama yang memerlukan kontribusi dari seluruh anggota Asean dan Tiongkok.

Panduan Tata Perilaku Laut Tiongkok Selatan dirancang sebagai mekanisme hukum untuk menyelesaikan konflik yang melibatkan kapal militer maupun sipil antara negara-negara Asean dan Tiongkok.

Saat ini, Tiongkok mengeklaim sebagian besar wilayah laut tersebut. Sementara tiga anggota Asean -- Filipina, Vietnam, dan Malaysia -- juga memiliki klaim yang tumpang tindih dengan klaim Tiongkok.

Lintas Kawasan

Sebelumnya, di tengah berbagai tantangan global yang semakin meningkat, Tiongkok, Asean dan negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah menapaki jalan inovatif dalam kerja sama lintas kawasan.

Pada KTT perdana Asean-China-GCC yang berlangsung pada pekan lalu, Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, menyerukan kepada ketiga pihak untuk menetapkan tolok ukur global dalam hal keterbukaan, kerja sama pembangunan, dan integrasi antarperadaban.

Dalam pertemuan tiga pihak tersebut, Li mendesak semua pihak untuk bekerja sama membangun model kerja sama dan pembangunan global dalam tiga aspek, yaitu menciptakan model keterbukaan lintas kawasan, membentuk model kerja sama untuk tahap-tahap pembangunan yang berbeda, dan mendorong model integrasi antarperadaban

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.