Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tegas! Bupati Rejang Lebong Peringatkan Sekolah Tidak Lakukan Pungutan Biaya

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 22:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tegas! Bupati Rejang Lebong Peringatkan Sekolah Tidak Lakukan Pungutan Biaya Doc: ANTARA
Ket. Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Muhammad Fikri.

REJANG LEBONG – Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Muhammad Fikri, memperingatkan sekolah negeri tingkat SD dan SMP di wilayah itu untuk tidak melakukan pungutan iuran ke siswa dalam bentuk apa pun.

"Saat ini sudah ada surat edaran larangan melakukan pungutan apa pun kepada siswa di SD dan SMP negeri yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Untuk itu, saya minta pihak sekolah mematuhinya," kata dia saat ditemui di Rejang Lebong, Minggu (01/6).

Dijelaskan Muhammad Fikri, dirinya selaku Bupati Rejang Lebong sebelumnya telah mengeluarkan Instruksi Bupati Rejang Lebong Nomor: 180.1.11 tahun 2025 tertanggal 28 Februari 2025, tentang larangan pungutan di sekolah. Kemudian instruksi ini, kata dia, ditindak lanjuti dengan penerbitan surat edaran oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rejang Lebong.

Sejauh ini, instruksi dan surat edaran larangan pungutan di seluruh sekolah negeri di daerah itu mulai dari TK/PAUD, SD dan SMP, hingga sekolah luar biasa atau SLB di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, tambah dia, merupakan salah satu dari 11 program kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong.

"Saat ini, larangan pungutan apa pun di sekolah negeri masih belum sepenuhnya dipatuhi oleh sekolah.Saya sudah mendapat laporan, masih ada sekolah yang memungut biaya dari siswanya dengan dalih untuk membeli seragam olahraga. Ini seharusnya tidak ada lagi.Untuk itu, saya minta Disdikbud Rejang Lebong untuk menyelesaikannya," tegas dia.

Larangan pungutan dalam berbagai bentuk di sekolah negeri itu sendiri, menurut dia, bertujuan agar tidak ada anak usia sekolah di Kabupaten Rejang Lebong yang tidak bisa sekolah lantaran tidak ada biaya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Rejang Lebong, Zakaria Efendi, menyatakan dirinya sudah menerima laporan adanya dugaan pungutan biaya pembelian seragam olahraga yang dilakukan oleh guru olahraga di salah satu SD negeri di daerah itu.

Ditegaskan Zakaria, pihaknya telah memberikan kepastian jika uang pembelian seragam sekolah ini akan dikembalikan oleh guru olahraga yang dimaksud kepada masing-masing wali murid secepatnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.