Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Maluku: Pelabuhan Terpadu Dorong Efisiensi Distribusi Pangan Kawasan Timur

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Maluku: Pelabuhan Terpadu Dorong Efisiensi Distribusi Pangan Kawasan Timur Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Gubernur Maluku menegaskan bahwa Pelabuhan Terpadu di Maluku akan mempercepat dan mengefisienkan distribusi pangan. Infrastruktur ini diharapkan jadi kunci ketahanan pangan dan stabilitas harga di kawasan timur Indonesia.

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengemukakan bahwa Maluku Integrated Port atau Pelabuhan Terpadu Maluku memberikan efisiensi dalam pendistribusian pangan di daerah itu.

"Sebagai daerah kepulauan yang rentan dengan kenaikan harga bahan pokok, solusi yang didapatkan adalah kemudahan distribusi dari Maluku Integrated Port ini, ke kabupaten/kota yang lain," katanya di Ambon, Rabu.

Hal itu dikatakannya dalam seminar pembangunan daerah bersama anak muda Maluku, dengan tema  "Reinventing ekonomi Maluku dalam Maluku Integrated Port".

Menurutnya, dengan adanya pelabuhan terpadu ini, dalam pendistribusian pangan tidak lagi menggunakan transportasi seperti kapal roro, agar tidak diperlukan fasilitas crane, yang otomatis akan mengefiensikan kebutuhan biaya.

Dalam perjalanannya, Wagub Vanath menjelaskan bahwa pembangunan pelabuhan terpadu itu telah dikomunikasikan jauh hari sebelum dirinya dan Gubernur Maluku dilantik oleh Presiden RI.

“Jadi menyangkut dengan Maluku Integrated Port dilakukan komunikasinya bukan setelah dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, melainkan dari setelah pilkada selesai sekitar bulan Desember 2024 atau Januari 2025, saya sudah mendampingi gubernur menemui Kepala Bappenas,” jelas Wagub.

Perubahan nama Ambon New Port menjadi Maluku Integrated Port, dilakukan gubernur dan dirinya agar pelabuhan ini bisa diterima dan merasa dimiliki oleh 11 kabupaten/kota di Maluku, serta lokasinya juga dipindahkan dari Pulau Ambon ke Pulau Seram yang direncanakan akan dibangun di Waisarisa. Tujuannya agar ada persebaran penduduk dan menciptakan pusat pertumbuhan baru.

“Saya ingin mengatakan Maluku Integrated Port sudah dihitung oleh Bank Dunia, bahwa jika dieksekusi, akan mengalami penurunan harga transportasi sekitar 30 persen,”terangnya.

Dirinya menyampaikan kepada mahasiswa ekonomi selaku peserta seminar, agar bisa mempelajari lebih banyak terkait rantai pasok.

Pada kesempatan itu juga Wagub berharap agar iklim investasi di Maluku menjadi sehat, sehingga investasi bisa masuk dan lapangan kerja bisa terbuka.

“Saya dan gubernur akan berjuang untuk mendapatkan perhatian pemerintah pusat, dan dibantu dengan OPD (organisasi perangkat daerah) untuk meyakinkan investor agar berinvestasi di sini, yang nantinya mengakibatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja, kami minta kalian bantu sebagai masyarakat Maluku yang terdidik untuk menciptakan rasa aman," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Pasang Badan Tola...

Wonosobo Andalkan Dieng Caldera Race untuk Promosi Wisata

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Wonosobo Andalkan Dieng Cal...

Cermati Bahaya Tekanan Darah Tinggi dalam Waktu ke Depan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Cermati Bahaya Tekanan Dara...

Ada yang Tahu Jumlah Cagar Budaya Secara Nasional?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Ada yang Tahu Jumlah Cagar ...
Megapolitan
Suara Rakyat Tetap Jadi Lan...
Kasus Tukiyem, Dukcapil Kota Bengkulu sebut Proses KK Memenuhi Syarat

Kasus Tukiyem, Dukcapil Kota Bengkulu sebut Proses KK Memenuhi Syarat

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.