Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri ATR Minta Pemda Sultra Bantu BPN Percepat Sertifikasi Lahan

4 Kamis, 29 Mei 2025, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri ATR Minta Pemda Sultra Bantu BPN Percepat Sertifikasi Lahan Menteri ATR Minta Pemda Sultra Bantu BPN Percepat Sertifikasi Lahan Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid meminta pemerintah daerah  di Sulawesi Tenggara (Sultra) bisa membantu BPN mempercepat sertifikasi lahan yang status kepemilikan masih tumpang tindih.

Nusron Wahid saat ditemui di Kendari, Rabu, menyampaikan permintaan membantu proses sertifikasi karena masih banyak lahan masyarakat yang bersertifikat, namun batas tanahnya belum jelas karena menggunakan sertifikat KW 4,5,6 yang terbit antara periode 1961 hingga 1997.

Menurutnya, masih banyak lahan yang bersertifikat atau kepemilikan tanah tidak jelas bisa memicu konflik sengketa dan saling gugat di masyarakat.

"Kepada para bupati dan wali kota kami minta mohon dibantu, nanti tolong disampaikan kepada lurahnya masing-masing untuk membantu BPN memutakhirkan lagi sertifikat lahannya," ujar Nusron.

Dia menjelaskan, soal tanah belum bersertifikat dan tumpang tindih lahan memang menjadi permasalahan umum yang sering ditemui BPN tatkala ada sengketa di masyarakat.

Sengketa lahan yang terjadi antarsesama masyarakat, dengan pihak swasta bahkan kepemilikan tanah yang tumpang tindih sertifikatnya dengan pemerintah daerah.

Hal tersebut, kata Nusron, juga diperparah ketika penyelesaian sengketa lahan belum optimal dilakukan karena lambannya kepengurusan sertifikasi tanah. Bahkan permasalahan itu seringkali menghambat investasi di daerah tersebut.

"Karena sejarah terbitnya sengketa tanah itu sangat tergantung dengan riwayat tanah. Di Indonesia maupun di dunia manapun karena menyangkut riwayat itu sudah sengketa,"ungkap Nusron.

Dia juga menyampaikan reforma agraria yang belum optimal dan alih fungsi lahan seperti hutan dan sawah tidak terkendali juga menjadi penyebab lain dalam sengketa tanah.

Untuk itu, dalam penyelesaian sengketa lahan perlu adanya kerjasama pemerintah setempat bersama BPN di masing-masing daerah untuk menjamin kepastian hukum pemanfaatan ruang.

Nusron menyampaikan upaya itu sehingga tanah-tanah di Sulawesi Tenggara yang belum terdaftar atau belum jelas kepemilikanya untuk segera disertifikasi.

"Karena masalah pertanahan ini poin pokoknya bagaimana caranya kita mengamankan aset-aset milik negara jangan sampai konflik dengan masyarakat," ujar Nusron.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menambahkan untuk mempermudah proses sertifikasi lahan, pihaknya akan membantu memfasilitasi kebutuhan BPN jika terjadi kesulitan teknis di lapangan.

"Saya minta teman-teman di daerah tidak menyelesaikan soal sertifikat tanah karena ada juga di masyarakat yang manfaatkan masalah seperti ini. Karena saya ingin kita menyelesaikan masalah bukan bagian dari masalah tersebut," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Rona
HYBE: BTS Siapkan Tambahan ...

Kemenpora Ajak ASN Tingkatkan Kebugaran

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenpora Ajak ASN Tingkatk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.