Ditolak Putin, Zelensky Usulkan Pertemuan Tiga Arah dengan Trump
📅 Rabu, 28 Mei 2025, 16:01 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: PBS
KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyerukan pertemuan puncak tiga arah dengan Donald Trump dan Vladimir Putin saat ia berupaya memaksa Moskow menghentikan invasinya yang telah berlangsung selama tiga tahun.
Presiden Russia Putin menolak seruan untuk bertemu Zelensky di Turki awal bulan ini. Kremlin mengatakan pertemuan antara kedua pemimpin hanya akan terjadi setelah semacam "kesepakatan" tercapai.
Presiden AS Donald Trump telah menyatakan rasa frustrasinya terhadap Putin dan Zelensky karena belum mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Kedua belah pihak saling melancarkan serangan udara besar-besaran dalam beberapa minggu terakhir/ Ukraina menembakkan hampir 300 pesawat tak berawak ke Rusia semalam, kata Kementerian Pertahanan di Moskow.
"Jika Putin tidak merasa nyaman dengan pertemuan bilateral, atau jika semua orang menginginkannya menjadi pertemuan trilateral, saya tidak keberatan. Saya siap untuk format apa pun," kata Zelensky dalam komentarnya kepada wartawan pada hari Selasa yang dipublikasikan pada hari Rabu (28/5).
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemimpin Ukraina mengatakan "siap" untuk pertemuan "Trump-Putin-saya", dan juga mendesak Washington untuk menyerang Moskow dengan paket sanksi keras terhadap sektor perbankan dan energinya.
"Kami sedang menunggu sanksi dari Amerika Serikat," kata Zelensky.
"Trump menegaskan jika RuSsia tidak berhenti, sanksi akan dijatuhkan. Kami membahas dua aspek utama dengannya -- energi dan sistem perbankan. Akankah AS mampu menjatuhkan sanksi pada kedua sektor ini? Saya sangat menginginkannya."
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemimpin Ukraina sebelumnya mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap Washington karena tidak mengumumkan sanksi baru terhadap Moskow setelah RusSia menolak seruan terkoordinasi Barat untuk gencatan senjata segera.
Trump pada akhir pekan menyebut Putin "gila" setelah serangan besar-besaran RuSsia menewaskan sedikitnya 13 orang di Ukraina.
Dan pada hari Selasa, Trump terus mengecam pemimpin Russia itu.
"Yang tidak disadari Vladimir Putin adalah jika bukan karena saya, banyak hal buruk sudah akan terjadi di Russia, dan maksud saya BENAR-BENAR BURUK. Dia bermain api!" tulis Trump di jejaring sosial Truth Social miliknya.
Russia Kumpulkan Pasukan
Meski diplomasi yang dipimpin AS telah berlangsung selama berbulan-bulan, kedua belah pihak tampaknya belum juga mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tiga tahun, yang dipicu oleh invasi Russia pada Februari 2022.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!