Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB: Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Maksimal Pasca-gempa Bengkulu

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 09:21 WIB | Oleh:
BNPB: Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Maksimal Pasca-gempa Bengkulu Doc: Antara
Ket. Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto mengunjungi daerah terdampak gempa bumi di Provinsi Bengkulu.

BENGKULU - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyatakan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penanganan maksimal pemulihan pasca-gempa bumi di Provinsi Bengkulu.

"Presiden ingin penanganan bencana gempa ini dilakukan secara tepat, sehingga permasalahan di masyarakat bisa dipetakan secara cepat oleh pemerintah," Kepala BNPB Suharyanto dalam keterangan di Bengkulu, Selasa (27/5).

Kepala BNPB berkunjung ke Bengkulu pada Senin (26/5). Kunjungan Kepala BNPB membawa pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar penanganan korban dan dampak gempa dilakukan secara maksimal dan terukur.

Berdasarkan data terkini, terdapat 155 bangunan yang mengalami kerusakan, dengan rincian kerusakan berat, sedang, hingga ringan. Dari jumlah tersebut 42 rumah mengalami rusak berat dan harus dirobohkan.

Meski tidak ada korban jiwa akibat gempa, satu orang dilaporkan meninggal karena serangan jantung yang tidak berkaitan langsung dengan bencana.

Suharyanto juga menyampaikan apresiasi atas kesigapan pemerintah daerah dan seluruh elemen yang terlibat dalam penanganan bencana.

"Saya sebagai Kepala BNPB mengapresiasi penanganan cepat dari pemerintah provinsi, Kota Bengkulu, serta dukungan dari TNI, Polri, dan pihak lainnya, yang bahu-membahu meringankan beban masyarakat pasca-bencana," kata dia.

Dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, kata dia, pemerintah pusat melalui BNPB telah menetapkan besaran bantuan Rp60 juta untuk rumah rusak berat, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan.

Selain itu, lanjutnya, bantuan dari pemerintah provinsi dan kota juga akan dihimpun agar proses pembangunan rumah dapat berjalan lebih cepat dan maksimal. Rumah yang rusak total sudah mulai dibangun mulai Senin 26 Mei 2025.

Kemudian Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka direncanakan akan mengunjungi Provinsi Bengkulu pada Selasa (27/5). Dalam kunjungannya, Wapres dijadwalkan meninjau langsung lokasi terdampak bencana gempa bumi serta berdialog dengan warga.

Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Bengkulu pada Jumat (23/5) dini hari pukul 02.53 WIB. Guncangan tersebut merusak ratusan rumah warga, terutama di Perumahan Rafflesia, Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Dirut RSUI: Seluruh Pasien ...

IDAI Promosilan Gerakan ASI Eksklusif hingga 2 Tahun

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
IDAI Promosilan Gerakan ASI...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.