KPK Sita Sekitar 1,5 Juta Dollar AS terkait Kasus Jual Beli Gas
Senin, 26 Mei 2025, 19:10 WIBJAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan telah menyita 1.523.284 dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar 24 miliar rupiah berdasarkan kurs Bank Indonesia per Senin (26/5) ini, terkait kasus dugaan korupsi jual beli gas.
Selain itu, KPK juga telah menyita tujuh bidang tanah di wilayah Bogor, Jawa Barat, dan sekitarnya terkait kasus tersebut.
âDengan luas 31.772 meter persegi, dan nilai taksiran sekitar Rp70 miliar,â ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Senin.
Budi menjelaskan bahwa penyitaan tersebut dilakukan selama kurun waktu April-Mei 2025.
Lebih lanjut kasus tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk dengan PT Inti Alasindo Energy (IAE) pada kurun waktu 2017â2021.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas PT PGN tersebut, yakni Komisaris PT IAE pada 2006â2023 Iswan Ibrahim dan Direktur Komersial PT PGN pada 2016â2019 Danny Praditya.
Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, kerugian negara dalam tindakan tersebut mencapai 15 juta dollar AS.
- KPK
- Kasus Korupsi Jual Beli Gas
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Dibayangi Gejolak Minyak - 07 Oktober 2026
-
Xavi Hernandez Puji Mexx Meerdink saat Belanda Kalahkan Serbia
-
Puluhan Warga Terjebak Banjir di Padang! Tim SAR Gabungan Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi
-
Indonesia Bidik Hollywood! Strategi Baru untuk Membawa Industri Kreatif ke Panggung Dunia
-
Kasus Korupsi Pengadaan Motor di BGN, 5 Tersangka Diserahkan ke JPU
-
Batal Pensiun, Aleksander Ceferin Siap Maju Lagi di Pemilihan Presiden UEFA 2027
-
Intelijen Belanda Peringatkan Teknologi dalam Mobil Modern Bisa untuk Memata-matai Anda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.