Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Bahasa Kemendikdasmen Lestarikan Bahasa Ibu Lewat FTBIN 2025

📅 Senin, 26 Mei 2025, 18:08 WIB | Oleh:
Badan Bahasa Kemendikdasmen Lestarikan Bahasa Ibu Lewat FTBIN 2025 Doc: ANTARA/Hana Kinarina
Ket. Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin membuka puncak acara Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) Tahun 2025 di Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Kota Depok, Jawa Barat pada Senin (26/5).

JAKARTA - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikdasmen menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) Tahun 2025 sebagai bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional sekaligus pewarisan bahasa daerah.

Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin mengatakan penyelenggaraan kegiatan tahunan tersebut untuk merespons ancaman kepunahan bahasa daerah yang semakin kuat terjadi karena rendahnya sikap positif penutur Bahasa serta tidak berlangsungnya pewarisan.

“Sebagai bangsa yang memiliki 718 bahasa daerah, Indonesia dihadapkan pada peluang dan tantangan untuk menjaga dan memelihara kekayaan dan kebhinnekaan tersebut agar tidak sampai punah. Fenomena ancaman kepunahan bahasa tersebut perlu disikapi dengan bijaksana,” kata Hafidz di Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Kota Depok, Provinsi Jawa Barat pada Senin (26/5).

Lebih lanjut, ia menjelaskan salah satu upaya pelindungan bahasa untuk melestarikan bahasa daerah adalah menggelorakan kembali penggunaan bahasa daerah oleh masyarakat penuturnya melalui revitalisasi bahasa daerah.

Adapun Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2025 yang dilaksanakan oleh pihaknya merupakan salah satu tahapan dari program revitalisasi bahasa daerah yang menjadi wadah untuk mempromosikan, melestarikan dan menyosialisasikan hasil pembelajaran bahasa daerah dalam kegiatan revitalisasi kepada masyarakat luas.

Sebagai bagian dari keberlanjutan program revitalisasi bahasa daerah, ia menjelaskan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2025 menjadi puncak dari proses pembinaan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2024.

Hafidz menyebutkan sebanyak 114 bahasa dan dialek dari 38 provinsi telah direvitalisasi melalui pendekatan berbasis komunitas, pendidikan, dan seni pertunjukan.

Dari proses tersebut, lanjutnya, terpilih 114 peserta terbaik (siswa SD dan SMP) yang menampilkan pertunjukan dalam bahasa daerah mereka.

Mereka yang disebut sebagai “tunas bahasa ibu” menjadi simbol generasi pewaris yang siap menjaga dan menghidupkan kembali warisan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa. Ant

Sebagai informasi, FTBIN 2025 dilaksanakan pada 25-28 Mei 2025 dengan mengusung tema “Bahasa Daerah Mendukung Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.