Shai Gilgeous-Alexander Raih Gelar MVP NBA 2024-2025, Kalahkan Nikola Jokic
📅 Kamis, 22 Mei 2025, 11:40 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MIAMI — Shai Gilgeous-Alexander dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) NBA 2024-2025. Bintang Oklahoma City Thunder itu mengalahkan Nikola Jokic dari Denver Nuggets dalam pemungutan suara yang diumumkan Kamis (22/5).
Gilgeous-Alexander menjadi pemain asal Kanada kedua yang meraih gelar MVP, menyusul jejak Steve Nash (2005 dan 2006). Ia juga menjadi pemain ketiga dalam sejarah Thunder yang menyabet penghargaan ini setelah Kevin Durant (2014) dan Russell Westbrook (2017).
Dalam pemungutan suara yang disiarkan oleh TNT, pemain berusia 26 tahun itu mengungguli Jokic dengan skor 71-29. Gelar ini sekaligus membayar lunas pencapaiannya musim lalu ketika ia finis di posisi kedua di bawah Jokic.
Sepanjang musim reguler, Gilgeous-Alexander tampil dominan. Ia mencatat rata-rata 32,7 poin per pertandingan, tertinggi di liga, serta menyumbang 6,4 assist dan 5,0 rebound. Efisiensinya pun luar biasa dengan akurasi tembakan hampir 52 persen dari lapangan. Ia juga memimpin Thunder meraih rekor terbaik NBA musim ini: 68 kemenangan, termasuk margin kemenangan terbesar sepanjang sejarah liga.
“Saya mencoba untuk tidak terlalu memikirkan soal MVP sepanjang musim dan hanya fokus bermain dan menang,” kata Gilgeous-Alexander kepada TNT. “Tapi sebagai anak kecil yang tumbuh dengan mimpi bermain basket, penghargaan ini selalu ada di benak saya. Saya sangat bersyukur bisa berada di posisi ini.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Gilgeous-Alexander juga mencatat rekor luar biasa: menjadi pemain pertama sejak James Harden pada musim 2018-2019 yang mencetak minimal 20 poin dalam 75 laga, 30 poin dalam 49 laga, 40 poin dalam 13 laga, dan 50 poin dalam empat laga dalam satu musim.
Satu-satunya laga di mana ia gagal mencetak 20 poin adalah saat melawan San Antonio Spurs, 30 Oktober 2024. Sejak itu, ia mencetak minimal 20 poin dalam 72 laga berturut-turut—terpanjang sejak musim 1963-64.
Gelar MVP ini pun tak lepas dari kontribusi rekan satu tim. “Tak satu pun dari ini akan terjadi tanpa dukungan mereka. Cara kami menang musim ini sangat luar biasa, dan itu mungkin alasan utama saya bisa dapat penghargaan ini,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, Jokic harus puas sebagai runner-up meski mencatatkan musim statistik terbaik dalam kariernya: 29,6 poin, 12,7 rebound, dan 10,2 assist per pertandingan. Ia juga menorehkan 34 triple-double dan mencetak sejarah dengan triple-double 61 poin pada 1 April lalu, rekor tertinggi dalam sejarah NBA.
Dengan Thunder saat ini memimpin 1-0 atas Minnesota Timberwolves di Final Wilayah Barat, Gilgeous-Alexander masih berpeluang menutup musim impiannya dengan gelar juara NBA.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!