Rektor Unhas Dorong Mahasiswa Ciptakan Inovasi Berdampak Lewat Kompetisi

Kamis, 22 Mei 2025, 19:46 WIB

Makassar - Rektor Universitas Hasanuddin Prof Jamaluddin Jompa mengatakan pelaksanaan kompetisi gagasan inovatif 2025 membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk melahirkan ide-ide berdampak.

Prof JJ menegaskan, kompetisi ini bukan sekadar ajang bersaing, melainkan wadah bagi anak muda untuk menyampaikan ide segar yang mampu memberi solusi nyata bagi tantangan pendidikan saat ini.

Ket. Foto: Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa (kiri) dan Dubes Australia untuk Indonesia Rod Brazier (tengah) menghadiri kompetisi gagasan kreatif di Unhas, Makassar, Kamis,(22/5). — Sumber: Antara

"Kami percaya, masa depan ada di tangan pemuda. Lewat riset, keberanian bertanya, dan kemauan untuk terlibat, kita bisa menciptakan perubahan yang lebih baik," ujarnya pada kegiatan yang terselenggara atas kolaborasi antara Narasi dan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia di Aula Prof Dr Amiruddin, Fakultas Kedokteran Unhas, Kamis (22/5).

Lebih lanjut, Prof JJ menekankan pentingnya inovasi berbasis data dan sains dalam menghasilkan kebijakan yang efektif.

"Dalam membangun masa depan pendidikan, kita tak hanya membutuhkan semangat, tetapi juga pendekatan berbasis data dan riset ilmiah. Inilah yang ingin kita saksikan dari para peserta hari ini," katanya.

Rektor juga mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi dan melakukan penelitian sebagai langkah nyata membangun masa depan yang berkelanjutan.

"Kolaborasi lintas budaya, lintas negara, dan lintas generasi harus terus diperkuat. Generasi tidak harus dipisahkan, justru harus saling menguatkan. Kita membutuhkan inovasi yang inklusif, yang memberi makna bagi masyarakat global dan melahirkan harapan baru," kata Prof. JJ.

Pada kesempatan yang sama Duta Besar Australia untuk Indonesia, HE Rod Brazier, menyampaikan, kompetisi ini merupakan hasil kolaborasi dengan Narasi yang mengangkat tema penting dan relevan di era digital.

Ia menilai kegiatan ini sebagai contoh nyata peran pendidikan dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Australia, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam menciptakan perubahan.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sapaan Maut El Nino di Honduras: 80 Persen Wilayah Dilanda Kekeringan

Dua Pemuda Diamankan karena Hendak Tawuran di Lubang Buaya

Gubernur Pramono Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Atasi Emisi PLTU Suralaya

Operator Seluler Ikut Bangun Ekosistem AI, Kedaulatan Digital Indonesia Makin Kuat

Anggaran KJMU Dipangkas Rp49 Miliar, 2.899 Mahasiswa Terancam Putus Kuliah

Badan Geologi: Asap di Gunung Raung Bukan Erupsi Tapi Kebakaran

Cegah Warga Hilang Hak Bansos, DPRD DKI Minta Pemprov Sediakan Kanal Sanggah

Gibran Berdialog dengan Sejumlah Ibu yang Baru Melahirkan di Tenda Rawat Pascagempa di Sikka, NTT, Pastikan Kebutuhan Terpenuhi

Babak Baru Diplomasi: Trump Bersiap Jumpa Kim Jong Un Lagi

Wapres Gibran Tinjau Korban Gempa NTT, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Molinas Diproyeksi Hemat Subsidi BBM Rp82,2 Triliun hingga 2037

Anggota DPR Minta Pemerintah Perbaiki Status Guru Madrasah Swasta

Gubernur Minta PWNU Banten Jaga Kekompakan Jelang Muktamar Ke-35 NU

Anggota DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Guru PPPK Daerah 3T jadi PNS

Basarnas Evakuasi Lansia-Ibu Hamil di NTT yang Sakit dan Trauma Gempa

Sidang Kasus Praktik Calo Jabatan oleh Bupati Nonaktif Fadia Arafiq Ungkap Dugaan Peran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan

BPBD Jabar Berangkatkan 20 Personel Bantu Korban Gempa NTT

Tekan Emisi, Gubernur Pramono Targetkan 10.000 Bus Elektrik Sudah Broperasi di Jakarta pada 2030

Tradisi Mulud Adat Bayan Pertama Kalinya Masuk Kalender KEN

Trump Ancam Hukuman Ekonomi ke Negara Mana pun yang Bantu Iran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.