Wapres Gibran Tinjau Korban Gempa NTT, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 20 Agu 2026, 16:20 WIB

Sikka, NTT - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau penanganan pascagempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8), sekaligus memastikan kebutuhan warga terdampak, termasuk pasien dan ibu yang baru melahirkan, terpenuhi.

Saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers Maumere, Wapres Gibran mendatangi ruang perawatan darurat yang didirikan di halaman rumah sakit. Ia berdialog dengan sejumlah pasien, termasuk seorang ibu yang baru saja melahirkan bayi perempuan setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8).

Ket. Foto: Wapres Gibran Rakabuming menggendong bayi baru lahir saat berdialog bersama pasien di tenda perawatan RSUD TC Hillers di Kab. Sikka, NTT, Kamis (20/8). — Sumber: Antara

Wapres juga meminta pengelola rumah sakit memperbaiki fasilitas darurat agar pasien tetap nyaman selama menjalani perawatan.

"Nanti tolong itu ditambahi penutupnya," ujar Gibran kepada jajaran pengurus rumah sakit setelah melihat cahaya matahari menembus sela-sela penutup tenda.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran memastikan penanganan pascagempa terus ditingkatkan sehingga pasien dapat kembali dirawat di dalam gedung rumah sakit setelah kondisi dinyatakan aman. Pemerintah juga berupaya mempercepat perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago bahkan sempat berkelakar meminta Wapres memberikan nama kepada salah satu bayi yang baru lahir.

Selain meninjau tenda perawatan darurat, Gibran berkeliling melihat fasilitas rumah sakit, termasuk ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan intensif. Ia juga memberikan perhatian kepada sejumlah bayi yang sementara dirawat di luar ruangan.

Sebelum mengunjungi RSUD TC Hillers, Gibran bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto meninjau lokasi pengungsian di SD Inpres Wairklau.

Di lokasi tersebut, Wapres berdialog dengan warga yang masih tinggal di tenda pengungsian serta membagikan mainan dan buku kepada anak-anak.

“Anaknya sudah makan?” tanya Wapres.

“Anaknya enggak ada luka atau apa, kan? Luka enggak? Aman, ya?” lanjutnya memastikan.

Gibran juga menyerahkan sejumlah perlengkapan bayi kepada salah seorang ibu di lokasi pengungsian.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat, termasuk keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak bencana.

Setelah dari lokasi pengungsian, Wapres meninjau Pelabuhan Laurentius Say yang mengalami kerusakan akibat gempa. Ia melihat kondisi dermaga bersama Menko PMK dan Kepala BNPB.

Gibran kemudian mengunjungi Gereja Santa Maria Magdalena Nangahure yang turut mengalami kerusakan akibat gempa.

Berdasarkan laporan BNPB hingga Rabu (19/8) pukul 20.00 WIB, gempa bumi di NTT tercatat telah menyebabkan 71 orang meninggal dunia. Sementara itu, jumlah pengungsi di seluruh wilayah NTT mencapai 59.647 orang, dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Manggarai.

  • Korban Gempa NTT

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.