Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

NASA Peringatkan Ada Badai Matahari Dahsyat yang Bisa Padamkan Listrik di Bumi

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 14:57 WIB | Oleh:
NASA Peringatkan Ada Badai Matahari Dahsyat yang Bisa Padamkan Listrik di Bumi Doc: NASA
Ket. Observatorium Dinamika Surya milik NASA menangkap gambar semburan matahari, terlihat sebagai kilatan terang di sebelah kiri, pada 14 Mei 2025.

JAKARTA - NASA mengeluarkan peringatan tentang peningkatan aktivitas matahari dalam beberapa hari mendatang. Badai matahari yang dahsyat dapat mengganggu komunikasi, sistem navigasi, dan bahkan jaringan listrik di Bumi.

Peringatan ini dikeluarkan setelah suar matahari terkuat yang ditangkap oleh Solar Dynamics Observatory milik NASA.

Suar matahari kelas X2.7 yang dahsyat meletus dari bintik matahari yang baru aktif, AR4087, dan mencapai puncaknya pada tanggal 14 Mei lalu, menyebabkan pemadaman radio sementara di seluruh Eropa, Asia, dan sebagian Timur Tengah.

Menurut Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) yang berpusat di AS, pemadaman komunikasi frekuensi tinggi berlangsung hampir sepuluh menit di beberapa wilayah.

NASA dan Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa NOAA tengah memantau zona surya aktif ini, yang terus melepaskan semburan radiasi kuat. Badan tersebut memperingatkan bahwa semburan lebih lanjut dapat mempengaruhi astronot, satelit, dan teknologi berbasis Bumi, termasuk sistem GPS, komunikasi penerbangan, dan infrastruktur listrik.

Vincent Ledvina, seorang ahli aurora terkemuka, mengatakan situasi menjadi "intens" saat wilayah aktif tersebut berputar hingga terlihat jelas di Bumi.

"Bintik matahari yang sama ini baru saja menghasilkan suar M5.3 beberapa jam yang lalu. Apa yang direncanakannya selanjutnya... kita harus menunggu dan melihat," tulisnya di X.

Matahari saat ini mendekati puncak siklus matahari 11 tahunnya, yang dikenal sebagai solar maximum, uakni ketika letusan dahsyat tersebut menjadi lebih sering terjadi.

Badan Meteorologi Inggris mengatakan suar ini dapat menghasilkan aurora yang terlihat di beberapa bagian Inggris dan Irlandia sekitar tanggal 22 Mei, meski pertunjukan yang menakjubkan tersebut juga merupakan indikator gangguan geomagnetik yang mendasarinya.

Suar matahari adalah semburan radiasi tiba-tiba yang dipicu oleh penumpukan energi magnetik di atmosfer Matahari. Suar kelas X - jenis yang paling intens - dapat mempengaruhi ionosfer Bumi secara signifikan, mengganggu sinyal satelit, dan menimbulkan risiko bagi misi luar angkasa.

Haruskah Khawatir?

Para ahli mengatakan tidak banyak yang perlu dikhawatirkan di kalangan masyarakat umum, tetapi sektor yang bergantung pada navigasi satelit, penerbangan, dan operasi maritim diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.