Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investor Menunggu Langkah Lanjutan BI

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 08:55 WIB | Oleh:
Investor Menunggu Langkah Lanjutan BI Doc: IST

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan bergerak fluktuatif, hari ini (22/5). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi kolaborasi dari sentimen eksternal dan internal.

Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalita Situmorang melihat pasar cenderung wait and see atau menunggu setelah langkah kelonggaran moneter Bank Indonesia (BI), selain tekanan eksternal dari proses gencatan tarif antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Karenanya, Hosianna memproyeksikan kirs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (22/5), bergerak fluktuatif di kisaran 16.395 – 16.430 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan, Rabu (21/5), di Jakarta menguat sebesar 15 poin atau 0,09 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.399 rupiah per dollar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menganggap penguatan kurs rupiah dipengaruhi sentimen positif dari penurunan BI-Rate. “Penguatan rupiah hari ini dipengaruhi oleh sentimen positif dari penurunan BI-Rate menjadi 5,5 persen, sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar,” ujarnya di Jakarta.

Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan Mei 2025 pada Selasa (20/5) dan Rabu (21/5) memutuskan memangkas suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis point (bps) menjadi berada pada level 5,5 persen.

Suku bunga deposit facility turun sebesar 25 bps menjadi berada pada level 4,75 persen. Begitu pula suku bunga lending facility yang diputuskan untuk turun sebesar 25 bps menjadi pada level 6,25 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo menerangkan bahwa keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi pada 2025 dan 2026 yang rendah dan terkendali dalam sasaran 2,5±1 persen, upaya mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamental, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sebaiknya Anda baca juga:

Adapun sentimen global, berasal dari pelemahan indeks dollar AS hingga di bawah 100 akibat penurunan rating AS oleh Moody’s. Perry menambahkan ketidakpastian perekonomian global sedikit mereda dengan adanya kesepakatan sementara antara AS dan Tiongkok untuk menurunkan tarif impor selama 90 hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.