Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kormi siapkan gerakan Indonesia Aktif atasi masalah kebugaran jasmani

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 17:40 WIB | Oleh:
Kormi siapkan gerakan Indonesia Aktif atasi masalah kebugaran jasmani Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Warga mencoba permainan tradisional egrang yang diadakan relawan penggerak olahraga DKI Jakarta saat Hari Bebas Kendaraan Bermotordi Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (18/5).

Jakarta -- Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) memprioritaskan program gerakan sosial berbasis olahraga "Indonesia Aktif" untuk mengatasi masalah kebugaran jasmani masyarakat Indonesia yang masih rendah.

"Kormi memiliki sebuah urgensi melakukan sesuatu mengubah (kondisi kebugaran jasmani yang rendah) ini melalui gerakan sosial skala besar 'Indonesia Aktif'," kata Ketua Umum Kormi Adil Hakim dalam rapat dengar pendapat umum dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, berdasarkan Laporan Indeks Pembangunan Olahraga 2024 terkait kondisi kebugaran jasmani masyarakat Indonesia usia 10-60 tahun, diperoleh data hanya ada 0,8 persen masyarakat yang memiliki kebugaran dalam kategori unggul.

Sedangkan untuk kategori baik sekali 1,1 persen; baik 4,4 persen; sedang 13,5 persen; kurang 24,7 persen, dan sangat kurang 55,5 persen.

Oleh sebab itu, Kormi menghadirkan gerakan "Indonesia Aktif" untuk mengembalikan kondisi kebugaran jasmani yang masih menjadi masalah di masyarakat.

Adil menyebutkan, sejumlah jenis olahraga yang digalakkan dalam gerakan itu seperti olahraga kesehatan dan kebugaran, olahraga tradisional dan kreasi budaya, serta olahraga petualangan dan tantangan.

Gerakan tersebut, kata dia, akan digalakkan pada berbagai komunitas masyarakat seperti anak-anak, orang muda, orang dewasa, perempuan, warga lanjut usia, warga dengan disabilitas, pekerja kantoran, dan sukarelawan.

Adil menjelaskan, Kormi terus membangun jejaring di tingkat lokal, nasional, maupun internasional untuk mendukung olahraga masyarakat Indonesia melalui inisiatif gerakan "Indonesia Aktif".

"Gerakan ini mencerminkan dinamika dari masyarakat itu sendiri, karena itu kami siap menerima dan mempromosikan olahraga masyarakat terus berkembang dan bertumbuh," katanya.

Ia menjelaskan, gerakan tersebut akan menggunakan dukungan sarana dan prasarana dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil di berbagai daerah yang dapat dimanfaatkan.

Adil mencontohkan dalam Program Minggu Bugar menggunakan jalanan umum seperti dalam kegiatan car free day di Jakarta.

"Kami akan mengaktivasi program tersebut di semua provinsi di Indonesia," katanya.

Ia berharap dengan pendekatan gerakan "Indonesia Aktif" yang sistemik dapat meningkatkan kesadaran masyarakat maupun pengetahuan, akses, dan partisipasi dalam olahraga.

"Akses yang mudah dan murah untuk berolahraga merupakan prinsip utama dalam menjalankan gerakan ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

49 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.