- Home
-
- Megapolitan
-
- Wali Kota Bogor Dorong Kem...
Wali Kota Bogor Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan
Selasa, 20 Mei 2025, 12:25 WIBBOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui pelatihan digital dan akses ke ekonomi kreatif (Ekraf).
Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Emak-Emak Melek Teknologi (Emak-Emak Matic), sebuah program pemberdayaan perempuan Indonesia melalui pelatihan digital dan penguatan komunitas, yang berlangsung di Rumah BUMN Bogor, Jalan Mandalawangi, Senin (19/5).
Dedie Rachim menyampaikan, bahwa perempuan telah memegang peran penting dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk ekonomi kreatif.
Di Kota Bogor sendiri, dua sektor unggulan yakni kuliner dan fesyen, didominasi oleh pelaku perempuan.
Ia mengatakan, jika pelaku ekonomi kreatif ini dibekali dengan keterampilan digital dan dukungan permodalan yang tepat, kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi lokal bisa jauh lebih signifikan.
âProgram ini luar biasa, karena memberikan pelatihan kepada emak-emak untuk memahami tren global, pemasaran digital lewat platform seperti Shopee, dan penguatan modal. Kami, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, tentu sangat mendukung,â ujar Wali Kota Bogor.
Ia juga menegaskan komitmen Pemkot Bogor untuk mempermudah akses izin usaha dan syarat perbankan, seperti penyederhanaan syarat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan dorongan agar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) guna mengakses permodalan dengan pajak 0,5 persen.
âLangkah-langkah ini kami lakukan agar para pelaku UMKM bisa naik kelas dan terus berkembang. Siapa tahu yang tadinya hobi bisa jadi tulang punggung ekonomi keluarga,â papar dia.
Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif, Rian Firmansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Talenta Kreatif yang menyasar peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan.
âKegiatan ini adalah manifestasi dari kolaborasi multipihak, antara pemerintah pusat, daerah, komunitas, BUMN, dan swasta,â kata Rian.
Ia berharap, setelah pelatihan ini, para peserta tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan, tetapi juga mendapatkan kepercayaan diri untuk bersaing di pasar digital.
Selain itu, melalui kolaborasi ini, diharapkan perempuan di Kota Bogor dan sekitarnya dapat menjadi lebih mandiri secara ekonomi, mengakses pasar lebih luas, dan turut serta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebagai informasi, program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kantor Staf Presiden, Bank Mandiri, Shopee, BUMN, dan Pemkot Bogor. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Dorong Pertumbuhan, Perhapi: Pengembangan Manufaktur Berbasis Mineral Kritis Belum Optimal!
-
Gubernur Pramono Bakal Gelar Griya untuk Masyarakat di Balai Kota Usai Shalat Id di Masjid Istiqlal
-
Kemendag: Pemerintah Perkuat Penetrasi Produk Pangan Unggulan di Tiongkok
-
Gubernur Kaltim Minta Baznas Bangun Rumah Korban Kebakaran di Paser
-
Stigma Dihapus, Kemandirian Ditegakkan! PDC Berdayakan Penyandang Disabilitas
-
Gubernur Sultra Ingatkan ASN: Kendaraan Dinas Tidak Boleh Dipakai Mudik Lebaran
-
Iran Serang UEA dan Qatar, Arab Saudi Kecam dan Kutuk Keras
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.