Unjuk Rasa di Depan Mata, Pemerintah Gaspol Respons Aspirasi Ojol
📅 Senin, 19 Mei 2025, 21:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/M imam pramana
JAKARTA - Dialog antara Ojek Online (Ojol) dan pemerintah sangat penting karena Ojol merupakan bagian integral dari perekonomian dan transportasi masyarakat.
Dialog ini penting untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan dan aspirasi pengemudi Ojol, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua pihak.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyatakan bahwa aspirasi yang disuarakan oleh para pengemudi ojek online (ojol) telah direspons secara cepat oleh pemerintah.
Hasan, di Kantor PCO, Jakarta, Senin (19/5), mengatakan bahwa hari ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah melakukan dialog dengan perwakilan ojol untuk mengatasi sejumlah persoalan yang mereka hadapi.
"Hari ini kayaknya baru saja selesai (dialog, Red). Barusan selesai, mereka melakukan juga media briefing dengan teman-teman media. Jadi, dari Kementerian Perhubungan cepat responsnya," katanya merespons aksi demonstrasi para pengendara ojol yang dijadwalkan berlangsung Selasa (20/5) besok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan bahwa pemerintah, khususnya Kemenhub, telah mengambil langkah proaktif dengan membuka ruang dialog guna menampung keluhan dan seluruh aspirasi dari komunitas ojol.
“Kementerian Perhubungan sudah melakukan media briefing dan dialog dengan perwakilan ojol. Mereka terbuka untuk mendiskusikan aspirasi terkait regulasi dan kesejahteraan,” katanya pula.
Hasan menegaskan bahwa pemerintah menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat, namun tetap mengimbau agar aksi dilakukan dengan tertib dan tidak mengganggu kepentingan publik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ekspresi pendapat adalah hak konstitusional. Tapi kami mengimbau agar kebutuhan masyarakat tetap diperhatikan,” ujarnya.
Menurut Hasan, kementerian dan lembaga terkait akan mengolah seluruh masukan dari pengemudi ojol secara serius untuk mencari solusi terbaik yang menguntungkan semua pihak.
“Kita ingin cari jalan tengah yang adil. Bisnis tetap jalan, masyarakat tetap terlayani, dan kesejahteraan pengemudi juga meningkat,” katanya lagi.
Para pengemudi ojol berencana menggelar demonstrasi besar-besaran pada Selasa (20/5) mulai pukul 13.00 WIB. Aksi ini dipicu oleh sejumlah tuntutan yang belum mendapatkan respons memadai dari pemerintah dan perusahaan aplikasi.
Sejumlah aspirasi yang disuarakan, di antaranya transparansi dan keadilan bagi hasil. Pengemudi menuntut kejelasan dan keadilan dalam sistem pembagian hasil antara mereka dan perusahaan aplikasi.
Berikutnya, mereka meminta penyesuaian tarif dasar yang dianggap tidak sebanding dengan biaya operasional dan kebutuhan hidup.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!