BPOM Usul Pembentukan Duta Anti Rokok di Sekolah
Minggu, 18 Mei 2025, 09:58 WIBJAKARTA - Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, mengusulkan pembentukan Duta Anti Rokok di setiap sekolah. Duta tersebut bertugas mengedukasi teman sebaya, mendampingi proses berhenti merokok, serta menciptakan kampanye anti rokok dengan cara yang kreatif di lingkungan sekolah.
"Kami tidak sekadar mengajak, tetapi mendesak setiap komponen pendidikan untuk menjadikan pencegahan rokok sebagai gerakan sistematis dan berkelanjutan," ujar Taruna, dalam Lomba Game Edukasi Bahaya Merokok bagi pelajar SMA/SMK/sederajat se-Jakarta, pekan lalu.
Dia memaparkan data prevalensi perokok usia 10â18 tahun di Indonesia yang masih tergolong tinggi, yaitu mencapai 7,4 persen pada tahun 2023. Dengan demilian, lebih dari 3,2 juta anak dan remaja telah terpapar bahaya rokok.
Bahkan, lanjut Taruna, penggunaan rokok elektronik di kalangan remaja melonjak drastis. Persentase peningkatannya yaitu 1,2 persen pada 2016 menjadi 10,9 persen pada 2018.
"Setiap batang rokok atau vape yang dihisap oleh generasi muda adalah potensi nyawa yang hilang, masa depan yang terancam, dan sumber daya bangsa yang tereduksi," jelasnya.
Dia menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya strategi pemasaran produk tembakau yang menyasar generasi muda, terutama di era digital saat ini. Untuk itu, BPOM memperkenalkan RIKO-Game Edukasi Anti Rokok, sebuah aplikasi berbasis digital yang dapat diunduh melalui Google Play Store, sebagai alat bantu edukatif yang dirancang khusus untuk pelajar.
"Industri tembakau memanfaatkan teknologi dan strategi pemasaran yang cerdas untuk menjerat generasi muda, maka kita pun harus melawan dengan inovasi yang tak kalah cerdas dan kolaborasi yang kokoh," katanya.
- BPOM
- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
- Duta Anti Rokok
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Investor Cari Kepastian Regulasi, Bukan Sekadar Iming-Iming Insentif
-
BPOM Perluas Pengawasan Obat Melalui Sosialisasikan Peraturan Nomor 5 Tahun 2026
-
Manfaatkan Museum Marsinah di Nganjuk untuk Pendidikan HAM
-
BPOM temukan jutaan kosmetik ilegal di Tangerang
-
Pemprov Jawa Tengah Salurkan Sapi Kurban 906 Kg kepada Warga Huntara Tegal
-
Ebola Mengintai Dunia: AS Perketat Pintu Masuk dari Wilayah Terdampak Ebola
-
Taman Ciputat Timur, Lokasi Favorit Baru Warga Tangsel yang Ingin Jalan-jalan dan Berolahraga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.