Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

LIB: VAR di Liga 2 Berbeda dengan yang Diterapkan di Liga 1

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 05:39 WIB | Oleh:
LIB: VAR di Liga 2 Berbeda dengan yang Diterapkan di Liga 1 Doc: ANTARA/Aji Styawan
Ket. Wasit Muhammad Nazmi melihat layar monitor Wasit Berbantuan Video atau VAR saat terjadi pelanggaran antara pesepak bola PSIS Semarang dengan PSS Sleman dalam pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

JAKARTA - Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Asep Saputra mengatakan Video Assistant Referee (VAR) yang digunakan di Liga 2 Indonesia musim depan akan berbeda dengan yang diterapkan di Liga 1 Indonesia musim ini.

Dalam acara jumpa pers di Kantor PT LIB, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (15/5), Asep menyebut peralatan VAR yang akan digunakan di Liga 2 musim depan lebih sederhana dibanding peralatan yang digunakan di Liga 1.

Kendati demikian, VAR yang digunakan sudah sesuai standar karena sama seperti yang digunakan di Piala Asia U-17 dan Piala Asia U-20 beberapa waktu lalu.

"Soal VAR Liga 2, sejauh mana kesiapannya, tadi sempat disebut ada sistem baru, jadi memang di Liga 1 kita ada sistem Hawk-Eye Innovations, lalu untuk Liga 2 besok agak berbeda, tapi ini memang sudah standar karena sistemnya sama kayak Piala Asia U-17 dan U-20 kemarin," kata Asep.

"Ini juga ada pertanyaan, apa mungkin VAR ada di Liga 2? Mereka mempertanyakan kaitannya dengan insfrastruktur, stadion dan lain-lain. Memang untuk di Liga 2 tidak seperti di Liga 1, tetapi secara teknisnya VAR itu minimal ada empat atau enam kamera. Besok tim-tim di Liga 2 menyesuaikan," tambah dia.

Untuk mempersiapkan VAR yang akan digunakan secara penuh selama kompetisi Liga 2 musim depan, PSSI bersama PT LIB telah menggelar pelatihan tahap ketiga pada 15 April hingga 18 Mei di ASIOP Training Ground, Sentul, Bogor, dengan total 73 peserta yang terdiri dari 37 wasit dan 36 asisten wasit.

Di pelatihan ini, juga mencakup pengembangan sumber daya manusia untuk peran Replay Operator (RO) dan Technical Ground (TG) sebagai bagian penting dari sistem VAR.

Terkait alat VAR yang digunakan, Asep yang juga menjadi VAR Project Leader mengatakan bahwa alat VAR untuk Liga 2 sudah dites pada laga antara Dewa United melawan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Bogor, pada pekan lalu.

"Sebetulnya pada saat laga Dewa lawan Persita di Pakansari, kita sudah melakukan tes. Waktu itu memang yang berjalan memang alat Liga 1, tapi yang buat Liga 2 kita buat testing juga. Alhamdulillah kalau soal teknis gak kalah, bahkan ada beberapa poin justru lebih simple," jelas dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.